• Senin, 06 Juli 2020
logo
Pasang Iklan



Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar di Polres Kukar pada Sabtu (30/5) malam lalu berhasil menemukan sejumlah pelanggaran hukum diwilayah Kukar. Baik menyangkut pelanggaran pengendara roda dua dan empat, kemudian sajam, narkoba dan minuman keras dan lainnya.

Kapolres Kukar AKBP Handoko yang memimpin langsung operasi Cipta Kondisi tersebut mengatakan, tujuan dilakukannya operasi ini tak lain untuk menciptakan kondisi Kukar yang lebih kondusif.

"Sasaran operasi ini adalah menindak pelaku pelanggaran hukum, baik masalah pengendara roda dua dan empat yang menyalahi aturan, pelanggaran membawa sajam, narkoba dan pelanggaran lainnya," katanya.

Dari hasil data yang diperoleh wartawan, operasi Cipkon dilakukan dihampir seluruh kecamatan di Kutai Kartanegara.

Untuk di Polres Kukar mengamankan dua orang penjual miras yaitu Amirudin dan Abdurahman yang menjual 7 botol miras di Kampung Baru dan Pasar Seni Tenggarong, kemudian melakukan penilangan kepada puluhan para pengenda roda dua dan empat yang tak memiliki kelengkapan berkendara. Tilang sepeda motor dan mobil dilakukan di dua titik, yakni Razia di Kelurahan Bukit Biru dan depan Pos Pulau Kumala.

Untuk operasi Cipkon di Polsek Teluk Dalam, anggota polisi setempat menilang sebanyak 11 pengendara roda dua, dan mengamankan sebanyak 25 botol miras.
Di wilayah hukum Kecamatan Kota Bangun, polisis mengamankan 3 pemuda yang lagi minum miras oplosan di pelabuhan. Sementara di Kecamatan Muara Kaman, polisi menyita 10 botol anggur merah, 20 botol bir bintang.

Di wilayah pesisir yaitu di Kecamatan Muara Jawa, anggota polisi menyita 268 botol miras, sedangkan di Kecamatan Loa Janan, 15 pengendara roda dua ditilang karena melanggar serta mengamankan 7 pemuda yang pesta oplosan (minuman keras) serta mengamankan satu orang karena membawa senjata tajam. (boy)

Pasang Iklan Disini
Top