• Minggu, 09 Agustus 2020
logo
Pasang Iklan



(Ahmad Yani, Ketua Bapemperda DPRD Kukar)



TENGGARONG (Kutairaya.com) - Perusda KSDE dipastikan berganti nama menjadi Kukar Sejahtera Dambaan Etam.

Hal ini diungkapkan Ketua Bapemperda DPRD Kukar Ahmad Yani usai memimpin rapat Pansus finalisasi Raperda KSDE, di ruang Bapemperda Kamis (9/7).

"Awalnya Perusda KSDE itu singkatan dari Kelistrikan dan Sumber Daya Energi kini KSDE kita rubah menjadi Kukar Sejahtera Dambaan Etam tinggal menunggu Raperda tersebut di sah kan, " ungkap Ketua Bapemperda DPRD Kukar Ahmad Yani.

Politisi PDI P tersebut mengaku, sebenarnya pihaknya ingin Raperda tersebut sudah bisa di sah kan pada Jum'at ini, namun karena harus berkonsultasi dengan biro hukum terlebih dahulu maka kita tunda pekan depan.

Ahmad Yani mengatakan, dalam rapat juga diputuskan bahwa seluruh aset-aset yang dimiliki Perusda KSDE terdahulu harus tercakup semua di Raperda yang baru, dan juga kerjasama-kerjasama yang telah dilakukan terdahulu juga tetap tercatat semua sebagai penyertaan modal.

"Termasuk saham kita 10 persen di Karta Energi Perkasa meskipun hingga kini nilainya belum bisa terhitung dengan baik karena belum di audit independen, mengingat nilai nya berkisar ratusan miliar tetap kita catat sebagai modal yang belum di setorkan, " terang Anggota Komisi III DPRD Kukar.

Dia menambahkan, dalam finalisasi ini juga diwakili pihak eksekutif seperti Kabag Ekonomi dan Kabag Hukum serta Direksi Perusda KSDE dan mereka setuju dengan berbagai catatan terhadap finalisasi ini, seperti terkait dengan peninggalan modal awal KSDE sekitar 60 miliar sehingga tetap kami hitung sebagai penyertaan modal.

"Sedangkan saat ini untuk penambahan modal lainnya belum kita putuskan masih menunggu fasilitasi Gubernur, misalnya tambahan penyertaan modal PLTD Loa Raya kita akan sertakan juga, intinya kita sepakat dengan eksekutif untuk melakukan pengesahan, pasal-pasal yang urgen kita juga sudah sepakati, " pungkasnya. (one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top