• Minggu, 09 Agustus 2020
logo
Pasang Iklan



(Saparuddin Pabonglean)


TENGGARONG (Kutairaya.com) - Adanya Surat Edaran (SE) Bupati Kukar tentang penyelenggaraan tatanan normal baru produktif dan aman pada masa covid-19 pada area Car Free Day (CFD), mendapat dukungan dari anggota DPRD Kukar.

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Kukar Sapparudin Pabonglean, sah - sah saja pemerintah daerah mengeluarkan edaran terkait pembukaan ruang publik seperti CFD, pasar dan lainnya, asalkan betul-betul sudah melalui kajian yang komprehensif tentang potensi dampak positif dan negatifnya bagi semua pihak terutama masyarakat.

"Dalam tatanan normal baru pada area CFD ini Pemerintah juga harus menyiapkan sarana prasarana pendukung seperti tempat cuci tangan, sabun, serta himbauan untuk memperhatikan prosedur kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan seterusnya, " ungkap politisi PKS tersebut.

Yang tidak kalah penting lanjut Anggota DPRD Kukar dari Dapil Tenggarong ini, pemerintah daerah juga harus menempatkan petugas di area tersebut, baik petugas medis maupun petugas keamanan untuk memastikan bahwa setiap pengunjung mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.

"Sebab kalau tidak, saya khawatir hal-hal yang tidak kita inginkan bisa terjadi, apalagi mohon maaf sebagian masyarakat kita ada yang cenderung cuek, alias seenaknya saja, " pungkasnya.

Untuk diketahui, Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Tenggarong pada Minggu 5 Juli 2020 lalu sempat ditunda, namun dengan adanya SE ini Pemkab Kukar membuka kembali CFD mulai Minggu 12 Juli 2020, tentu dengan aturan protokol kesehatan yang telah di tetapkan dan harus dipatuhi, baik pengunjung maupun pedagang. (one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top