• Rabu, 01 April 2020
logo
Pasang Iklan

Meningkatkan pemerataan infrastruktur pembangunan untuk menjangkau layanan fasilitas umum baik secara kualitas maupun kuantitas, menjadi bagian dari misi program Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja) dibawah kepemimpinan Hj Rita Widyasari di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kurun waktu lima tahun terakhir ini, program pemerataan pembangunan infrastruktur menjadi focus terpenting yang direalisasikan, pembangunan penghubung antar kecamatan, pembangunan infrastruktur jalan untuk mengurai "terisoalisasi"nya daerah diwilayah hulu Mahakam Kukar.

"Pemerataan pembangunan infrastruktur menjadi focus pembangunan dalam program Gerbang Raja. Dengan teralisasinya program itu pembangunan infrastruktur jalan antar kecamatan bisa dirasakan oleh masyarakat."Kata Hj Rita Widyasari, Bupati Kutai Kartanegara.

Disisi lain, juga program pemerataan pembangunan untuk kepentingan masyarakat juga banyak melebihi target sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutai Kartanegara. Proses pembangunan infrastruktur jalan sampai 2014 sudah teralisasi sampai 61,95 persen padahal sesuai RPJMD hanya sekitar 43 persen, dimana berdasar data yang diperoleh dalam kurun waktu 2011-2014 telah dibangun jalan sepanjang 1.032,51 Km. Sementara ditahun 2015 ini akan dibangun jalan sepanjang 156 km, atau menjadi 1.188,51 km, sehingga panjang jalan di Kabupaten Kutai Kartanegara sampai dengan akhir tahun 2015 diperkirakan mencapai 2.700 km.

"Keberhasilan indikator sasaran ini tidak terlepas dari keberhasilan pelaksanaan Program Peningkatan Jalan dan Jembatan, Program Pembangunan Jalan dan Jembatan, Program Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-Gorong, Program Pembangunan Turap/Talud/Bronjong dan Program Rehabilitasi/ Pemeliharaan Jalan dan Jembatan.,"ungkap Rita Widyasari.

Beberapa pembangunan infrastruktur strategis dalam rangka percepatan pembangunan ekonomi dan mengatasi kesenjangan pembangunan antar wilayah periode 2011 s/d 2015 antara lain,Peningkatan jalan desa kota bangun ulu, Kota bangun ilir, liang sepanjang 12,7 km, kemudian, Pembangunan jalan dari Jembatan Martadipura - Tabang sepanjang 170,0 km, Peningkatan jalan dan jembatan lebak mantan - puandana - kuyung seberang sepanjang 14 km,Pembangunan jalan Teratak - Muara Kaman sepanjang 13,7 km, Pembangunan jalan akses dari pelabuhan kuala samboja desa amborawang - jalan poros Balikpapan-Samboja sepanjang 11,46 km, Peningkatan jalan Muara Badak Anggana sepanjang 14 km, Peningkatan jalan akses menuju Jembatan Kutai Lama sepanjang 3,24 km,Peningkatan jalan Santan Tengah sepanjang 21 km serta Peningkatan jalan poros Muara Badak Marangkayu sepanjang 11 km.

Sementara untuk capaian Irigasi dalam kondisi baik sudah cukup tinggi, meskipun belum mampu memenuhi target RPJMD. Pada tahun 2010 capaian Irigasi dalam kondisi baik sebesar 80% dan pada tahun 2014 sedikit mengalami penurunan menjadi 70,57%. Meskipun mengalami sedikit penurunan, tetapi luasan jaringan irigasi mengalami peningkatan sebesar 77,09%. Pada tahun 2010 jaringan irigasi seluas 11.456 ha, dan di tahun 2014 telah meningkat menjadi 20.288 ha atau bertambah seluas 8.831 ha. Keberhasilan capaian indikator ini merupakan keberhasilan dari Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya.

"Capaian sasaran Rumah tangga pengguna air bersih sudah mampu melampaui target RPJMD, dimana pada tahun 2010 sebesar 35% meningkat pada tahun 2014 menjadi 61,69%. Dan di tahun 2015 angka tersebut akan terus meningkat sejalan dengan terus ditingkatkannya kapasitas sarana dan prasarana penyedia air bersih. Keberhasilan indikator ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam melaksanakan Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku," tutur Rita Widyasari. (boy)

Pasang Iklan Disini
Top