• Selasa, 22 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Ketua DPRD Kukar saat kunjungi Yayasan Jejak Pulang)



TENGGARONG, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara Abdul Rasid,SE,MSi mengunjungi Yayasan Jejak Pulang, Minggu (14/6) lalu. Pada lawatannya itu, Ketua DPRD Kukar berkesempatan mengunjungi Pusat Penelitian Orangutan ( Orangutan Research Center ) yang berada di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus ( KHDTK ) BALITEK KSDA Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja.

Sebagaimana diungkapkan Ketua Yayasan Jejak Pulang Hery Estaman, Yayasan Jejak Pulang adalah Yayasan Konservasi Orangutan non profit yang bekerjasama dengan BALITEK KSDA & BKSDA Kalimantan Timur di dalam hal penyelamatan, rehabilitasi, serta pelepasliaran orangutan.

"Saat ini ada 9 orangutan yang berada di pusat rehabilitasi dan beberapa diantaranya sedang disekolahkan ke hutan untuk mengasah kemampuan mencari pakan, memanjat pohon, membuat sarang, mengenali hutan agar kembali liar dan memiliki kemampuan bertahan hidup untuk dapat dilepas liarkan kembali ke hutan habitat asli orangutan,"ungkap Hery.

Hutan KHDTK yang merupakan tempat sekolah hutan bagi orangutan memiliki luas 3.504 hektar. Hutan ini merupakan satu satunya hutan yang tersisa dihulu sungai kecamatan Samboja. Maraknya aktivitas tambang batubara dan perkebunan kelapa sawit diseputaran hutan KHDTK menjadikan hutan KHDTK sebagai salah satu tempat satwa bertahan hidup. Hutan KHDTK kaya akan flora dan fauna. Dikawasan ini hidup satwa liar dilindungi seperti beruang madu, enggang, macan dahan dan masih banyak lagi satwa endemik kalimantan yang hidup disini.

Abdul Rasid juga ingin memastikan apakah luasan kawasan hutan KHDTK yang mencapai 3.504 hektar ini terjaga dari maraknya aktivitas tambang batu bara dan perkebubankelapa sawit.

Dijelaskan Hery, kawasan ini sangat terjaga kita ada 21 post ranger, setiap bulan melakukan patroli gabungan melibatkan polisi kehutanan dan Polda Kaltim.

"Kami tidak mau ada pembiaran jadi kalau terjadi sedikit saja perusakan langsung kami datangi lalu tindak secara peruasif dan kita lakukan edukasi,"jelas Hery dihadapan Ketua DPRD Kukar.

Ketua DPRD Kukar juga sangat mengapresiasi Yayasan Jejak Pulang khususnya dengan keberadaan sekolah orangutan untuk mempersiapkan urangutan dilepasliarkan ke habitatnya. Disini, urang utan juga akan diperiksa kesehatannya secara rutin. Jika dirasa kompeten bertahan hidup dialam bebas maka akan dilepas.

Pada kesempatan itu, Hery Estaman mengharapkan dukungan Ketua DPRD Kukar beserta jajaran Pemerintah Kukar, untuk bersama sama menjaga, melindungi kawasan hutan KHDTK kecamatan Samboja, serta tentu saja orangutan dan habitatnya.

"Orangutan juga Warga Negara Indonesia. Mari bersama-sama kita lindungi orangutan dan habitatnya", ucap Hery dengan penuh canda kemudian disambut kata siap dengan penuh semangat oleh Ketua DPRD Kukar.

Hal yang sama juga dikatakan Abdul Rasid, keberadaan utangutan di kawasan ini tetap sama-sama kita jaga karena merupakan binatang langka yang patut kita dilindungi keberadaannya di wadah kita ini. (zul/adv)

Pasang Iklan Disini
Top