• Rabu, 16 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Martina Yulianti)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Penambahan kasus positif covid-19 di Kukar masih terjadi, terbaru Kukar terdapat penambahan 8 pasien terkonfirmasi positif dan 2 dinyatakan sembuh.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kukar selaku juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di Kukar dr. Martina Yulianti kepada awak media melalui aplikasi zoom, Senin (8/6) malam.

Dengan penambahan 8 pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kukar dan 2 dinyatakan sembuh, maka jumlah keseluruhan pasien positif sebanyak 59, dengan 43 dinyatakan sembuh dan 16 masih dalam perawatan.

Martina Yulianti menjelaskan, delapan pasien terkonfirmasi positif covid-19 adalah KK-52 perempuan (41) dari Loa Janan merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil pemeriksaan PCR dari swab tenggorok dengan hasil terkonfirmasi positif.

Kemudian KK-53 laki-laki (27), KK-54 laki-laki (26), KK-55 laki-laki (44), KK-56 laki-laki (30), KK-57 laki-laki (25), KK-58 laki-laki (31) dan KK-59 laki-laki (41).

"Dari KK-53 sampai KK-59 berasal dari Tabang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG), merupakan pelaku perjalanan yang akan kembali bekerja di sebuah perusahaan swasta, hasil pemeriksaan PCR dari swab tenggorok pada 7 Juni 2020 menunjukkan hasil terkonfirmasi positif, " jelasnya.

Sementara untuk pasien dinyatakan sembuh lanjutnya, pertama KK-9 (16) laki-laki dari Samboja merupakan pelaku perjalanan dari Magetan dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 48 hari, Kedua KK-45 (34) laki-laki dari Muara Badak merupakan pelaku perjalanan dari Gowa.

"Saya ucapkan selamat kepada semua pasien dan keluarga atas kesembuhannya, tetap melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari kedepan dan menjadi contoh bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kukar," tuturnya.

dr. Martina mengatakan, saat ini 1 pasien menjalani isolasi di Wisma Atlet dan 7 pasien menjalani isolasi di RS Pertamina Balikpapan.

Pelaksanaan relaksasi menuju tatanan new normal yang dimulai 4 Juni 2020 memerlukan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan yang ketat agar sejalan dengan upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kukar. (one)

Pasang Iklan Disini
Top