• Kamis, 09 Juli 2020
logo
Pasang Iklan



(Saparuddin Pabonglean)



TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Memperingati hari lahir Pancasila tahun ini yang jatuh pada hari Senin 1 Juni 2020 adalah peringatan Hari lahirnya Pancasila yang ke-75 yang diperingati dalam suasana kecemasan dan keprihatinan bagi bangsa Indonesia, dikarena bertepatan dengan merebaknya wabah virus Corona.

Namun kecemasan dan keperihatinan ini tidak membuat bangsa Indonesia pasimis dan terpuruk berkepanjangan, akan tetapi memberi semangat baru dan rasa optimis tinggi bahwa bangsa Indonesia akan bangkit melawan pandemi Covid-19.

Anggota Komisi IV DPRD Kukar Sapparudin Pabonglean mengatakan, sebagai anak bangsa kita harus bersyukur kepada Allah SWT, dan berterima kasih kepada the pounding fadher yg telah menggagas Pancasila sebagai ideologi bagi bangsa ini, yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa ini sendiri.

"Saya juga melihat Pancasila ini sarat dengan nilai Agama atau spritual mulai dari sila pertama sampai sila kelima, sehingga tidak ada alasan bagi pihak manapun utk membenturkan antara Pancasila dengan Agama. " Ujar politisi PKS tersebut.

Tugas kita lanjutnya, bagaimana menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya agar benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat, apalagi di tengah-tengah munculnya issue kebangkitan ideologi komunis terlepas dari apakah issue tersebut hox atau tidak, tapi kita harus waspada.

"Khusus karena peringatan ini pada suasana pandemi covid-19, maka kita berharap agar nilai-nilai kepedulian atau solidaritas terhadap sesama terutama dalam meringankan beban saudara kita sebagai implementasi dari Pancasila benar-benar dilakukan oleh semua elemen bangsa ini, " tuturnya.

Sapparudin menambahkan, Pancasila sebagai Ideologi dan Pedoman hidup dalam tatanan bernegara dan berbangsa, harus senantiasa menjadi penyemangat bangsa Indonesia dalam melawan Pandemi Covid-19 dengan mengimplementasikan nilai-nilai dan butir-butir Sila Pancasila.

"Sebagai bangsa yang berketuhanan yang maha Esa senantiasa mengedepangkan ketaqwaan dan keimanan, yang percaya bahwa pandemi covid-19 yang melanda dunia saat ini termasuk bangsa Indonesia adalah cobaan Sang Khaliq terhadap umatNya."katanya.

Dia juga mengajak masyarakat Kukar, sebagai bangsa yang Berketuhanan harus senantiasa menjalankan ibadah sesuai keyakinan dan kepercayaan masing-masing sembari berdoa untuk segera dijauhkan cobaan pendemi Covid-19. (one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top