• Minggu, 07 Juni 2020
logo
Pasang Iklan



(Martina Yulianti)



TENGGARONG - Kabar terbaru penambahan kasus positif covid-19 di Kukar sebanyak 1 orang, namun sebanyak 5 pasien dinyatakan sembuh.

Dengan update terbaru ini maka jumlah keseluruhan positif covid19 di Kukar sebanyak 45, terdiri dari 11 telah dinyatakan sembuh dan 34 orang sedang menjalani perawatan.

Hal ini disampaikan Bupati Kukar Edi Damansyah melalui jubir gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kukar dr. Martina Yulianti kepada awak media melalui aplikasi zoom, jum'at (22/5) pagi.

Martina menjelaskan, seorang pasien positif tersebut yakni KK-45 laki-laki (34) dari Kecamatan Muara Badak, tidak ada keluhan riwayat perjalanan dari Gowa, saat ini pasien sedang menjalani masa isolasi di Wisma Atlet sejak ditemukan rapid test reaktif dan sekarang dalam keadaan stabil.

Sementara lanjutnya, untuk 5 pasien dinayatakan sembuh yakni, KK-17 (58) laki-laki dari Loa Kulu dinyatakan sembuh setelah terkonfirmasi swab negatif selama 2 kali berturut-turut dan merupakan pelaku perjalanan dari Gowa, KK-18 (50) laki-laki dari Anggana dinyatakan sembuh setelah terkonfirmasi swab negatif selama 2 kali berturut-turut dan merupakan pelaku perjalanan dari Gowa.

"Kemudian KK-21 (47) laki-laki dari Kenohan dinyatakan sembuh setelah terkonfirmasi swab negatif selama 2 kali berturut-turut, KK-23 (32) perempuan dari Kenohan dinyatakan sembuh setelah terkonfirmasi swab negatif selama 2 kali berturut-turut, dan KK-25 (48) laki-laki dari Loa Janan dinyatakan sembuh setelah terkonfirmasi swab negatif selama 2 kali berturut-turut," jelasnya.

Martina mewakili Bupati Kukar, mengucapkan selamat kepada 5 pasien dan keluarga atas kesembuhannya, tetap lakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari kedepan dan menjadi contoh bagi keluarga dan lingkungan sekitar dalam upaya pencegahan covid19.

"Tentunya melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, selalu menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan selalu menggunakan masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, " terangnya.

Martina menambahkan, bagi saudara-saudara kita yang karena kesehatannya belum memungkinkan untuk pulang kerumah, saya mohon agar tetap bersabar menjalani protokol kesehatan yang mana diantaranya adalah tindakan karantina.

"Saya sangat mengerti bahwa hal ini memang tidak mudah, namun kita sama-sama harus menjalani amanat UU no 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, yang bertujuan untuk melindungi masyarakat terhadap terjadinya wabah yang lebih luas, " tutupnya. (one)

Pasang Iklan Disini
Top