• Senin, 21 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Bupati Kukar Edi Damansyah saat press release melalui aplikasi zoom Jum'at (8/5) pagi)


TENGGARONG - Kembali Kukar bertambah kasus terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 8 orang yang merupakan pelaku perjalanan dari Gowa beserta anggota keluarga terdekat, dimana sebelumnya telah dilakukan rapid test dengan hasil IgM dan IgG yang reaktif.

Hal ini diungkapkan Bupati Kukar Edi Damansyah kepada awak media saat press release melalui aplikasi zoom Jum'at (8/5) pagi.

Bupati Edi menjelaskan ke delapan orang terkonfirmasi positif, yakni KK-15 (31) perempuan dari Kecamatan Tenggarong riwayat kontak dengan suami yang merupakan kluster Gowa, KK-16 (70) laki-laki dari Muara Badak pelaku riwayat perjalanan Gowa, KK-17 (58) laki-laki dari Kecamatan Loa Kulu riwayat perjalanan Gowa, KK-18 (50) laki-laki dari Kecamatan Anggana riwayat perjalanan Gowa.

"Kemudian KK-19 (36) laki-laki dari Kecamatan Kenohan riwayat perjalanan Gowa, KK-20 (19) laki-laki dari Kenohan riwayat perjalanan Gowa, KK-21 (47) laki-laki dari Kenohan riwayat perjalanan dari Gowa dan KK-22 (64) laki-laki dari Kecamatan Anggana riwayat perjalanan dari Gowa, " jelasnya.

Bupati Edi mengatakan, selama ini seluruh pasien tersebut menjalani isolasi di Wisma Atlet Tenggarong Seberang dengan kondisi stabil.

"Sekali lagi saya sampaikan bahwa dengan terkonfirmasinya kasus-kasus yang saya umumkan ini maka dapat dipastikan OTG yang memiliki riwayat perjalanan dapat menularkan virus kepada orang lain meskipun terlihat sehat, untuk itu seluruh masyarakat Kukar selalu patuhi prosedur pencegahan Covid-19 dimanapun dan kapanpun berada agar penyakit ini dapat segera teratasi, " ungkapnya didampingi Sekda Kukar Sunggono dan Jubir Gugus Tugas Covid19 Kukar dr. Martina Yulianti saat press release.

Dengan adanya pasien yang tertular Covid-19 karena ada riwayat kontak dengan salah satu klaster Gowa maka terdapat lagi satu transmisi lokal khususnya di Kecamatan Tenggarong.

"Dan selalu saya ingatkan untuk jujur dengan riwayat perjalanan yang dilakukam sehingga dapat diantisipasi kemungkinan terpapar Covid-19 baik bagi petugas kesehatan, keluarga maupun masyarakat, " tuturnya.

Edi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar sunggu sungguh dan penuh kesadaran melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan covid19 melalui upaya jaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh, gunakan masker jika keluar rumah, jaga jarak fisik, hindari berada dalam kerumunan serta tidak bepergian keluar daerah dan tidak mudik.

"Saya juga ingin menyampaikan bahwa pemkab Kukar telah dalam proses pengadaan alat PCR, hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan penegakan diagnosis terhadap Covid19 yang selama ini mengalami banyak kendala karena dikirim ke laboratorium di Surabaya, " tutupnya. (one)

Pasang Iklan Disini
Top