• Jum'at, 18 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Saparuddin Pabonglean, Anggota DPRD Kukar)



TENGGARONG - Menarik tema Hardiknas tahun ini yaitu "Belajar dari covid-19" yang bermakna bahwa kita bisa belajar dari apa saja, di mana saja, dan dalam suana apapun, termasuk ketika ada wabah seperti saat ini.

"Pertama saya ingin menyampaikan Selamat Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2020, semoga Pendidikan Nasional kita semakin maju, bermutu, berkarakter dan bisa bersaing secara global, "ungkap anggota Komisi IV DPRD Kukar Saparuddin Pabonglean.

Politisi PKS tersebut menuturkan, peringatan Hardiknas tahun ini juga menarik makna dari logo yang terdiri dari tiga simbol atau dimensi yaitu bintang, menggambarkan semangat Hardiknas untuk menghadirkan generasi Indonesia yang cerdas, unggul dan berkarakter.

Kemudian makna logo Keceriaan, yang menggambarkan suasana Pendidikan Nasional yang menggembirakan, kreatif, inovatif, gorong-royong, dan partisipasi masyarakat, lalu makna Pena menggambarkan proses Pendidikan untuk menciptakan karya nyata yang berlandaskan perpaduan tiga aspek secara holistik yaitu intelektual, emosional dan spiritual.

"Peringatan Hardiknas kali ini juga berbeda dengan biasanya karena dilakukan secara sederhana ditengah-tengah suasana covid-19 dan suasana puasa Ramadhan, " ucapnya.

Hal ini lanjut Saparuddin, dapat memberikan pesan moral kepada kita bahwa peringatan suatu peristiwa bukan pada kemeriahan dan hura-hura dilakukan, tetapi yang lebih penting adalah substansi dari suatu kegiatan, termasuk peringatan Hardiknas.

"Yang lebih penting menurut kami adalah bagaimana dengan momentum ini kita melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan, apakah sudah sesuai dengan spirit Ki Hajar Dewantara, "katanya

Ia menambahkan, dalam konteks kekinian atau belum dan apakah pendidikan kita sudah bisa menjawab tantangan zaman atau belum, serta bagaimana dengan kesejahteraan Guru, Dosen dan tenaga kependidikan lainnya, lalu bagaimana mutu atau kualitas pendidikan kita dibanding negara lain, serta bagaimana pembangunan sarana dan prasarana pendidikan kita.

"Khusus di Kukar kami berharap agar pemerintah khususnya Dinas Pendidikan, mulai melakukan pembangunan secara seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan SDM yang unggul khususnya peningkatan kompetensi Pendidik dan tenaga kependidikan, termasuk memfasilitasi kompetisi-kompetisi yang bisa memotivasi siswa dan pendidik untuk meningkatkan kualitasnya,"tambahnya.

Ia juga berharap, ada peningkatan kesejahteraan guru melalui penyesuaian insentif misalnya kalau bisa samakan insentif Guru SD, SMP/MTs dengan guru SMA-SMK yang saat ini terpaut terlalu jauh, padahal tugas mereka kurang lebih sama termasuk honor dan insentif honorer harus segera disesuaikan.

"Kami juga masih melihat sebaran Guru yang tidak seimbang antar kota dengan pedesaan terutama daerah tertinggal, untuk itu kami mohon agar ada peningkatan insentif khusus bagi mereka yang bertugas di daerah terpencil, " pungkasnya. (one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top