• Rabu, 16 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Surat Edaran)


TENGGARONG - Dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) dilingkungan Pemkab Kukar, Bupati Kukar Edi Damansyah kembali mengeluarkan Surat Edaran terbaru tentang penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN.

Dalam Surat Edaran (SE) terbaru tersebut, Bupati Kukar Edi Damansyah menyatakan, masa pelaksanaan tugas kedinasan dirumah/tempat tinggal (work from home) bagi ASN dan non ASN diperpanjang sampai tanggal 21 April 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan.

"Dalam Surat Edaran tersebut juga melalsanakan penyesuaian sistem kerja bagi ASN dan non ASN dengan mempertimbangkan penetapan status darurat bencana pada Kabupaten Kukar, "ungkapnya.

Bupati Edi dalam SE juga meminta dalam proses penyelenggara tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan termasuk pelayanan maka ASN dilingkungan Pemkab Kukar mengacu pada sasaran kerja pegawai sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

"Selama bekerja dari rumah maka pelaporan kehadiran melalui sistem absensi finger print ditiadakan tetapi laporan kehadiran dilakukan kepada atasan langsung melalui pemanfaatan tekhnologi informasi selanjutnya akan direkapitulasi oleh petugas dari bagian kepegawaian pada masing-masing perangkat daerah, "lanjutnya.

Ia melanjutkan, dalam hal kepala perangkat daerah berpendapat perlunya untuk menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan kepada masyarakat serta tetap menjaga pencegahan dan penyebaran covid-19 maka diperkenankan untuk melakukan modifikasi terbatas terhadap penyesuaian sistem kerja di maksud dilingkungan masing-masing serta pelaksanaannya menyesuaikan dengan dukungan fasilitas yang tersedia.

"Ketentuan lebih lanjut mengenai penyesuaian sistem kerja ASN dan non ASN dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 diatur dan dijabarkan lebih lanjut oleh pimpinan perangkat daerah secara berjenjang sesuai karakteristik dan beban kerja masing-masing, " ucapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan berupa rapat, upacara resmi dan pelaksanaan tugas kerja di kantor harus mempedomani protokol acara resmi dan protokol kantor pemerintahan.

"Kami juga mengajak kepada seluruh umat beragama untuk terus waspada dan senantiasa berdoa untuk perlindungan dari berbagai musibah dan marabahaya terutama dari ancaman covid-19, " tutupnya. (one)

Pasang Iklan Disini
Top