Nelayan Sepatin Butuh Perhatian Pemerintah

Nelayan Sepatin Butuh Perhatian Pemerintah

Suasana desa nelayan sepatin Kutai Kartanegara
Suasana desa nelayan sepatin Kutai Kartanegara
Photo: Fairus

KutaiRaya.com - 17/03/2015 16:17 WITA
Warga Desa Sepatin Kecamatan Anggana Kutai Kartanegara yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, saat ini perlu perhatian Pemerintah Kutai Kartanegara. Pasalnya, fasilitas untuk untuk menangkap ikan selama ini sangat tidak mendukung sekali."Saat ini para nelayan di desa tersebut merasa kesulitan untuk pergi melaut, di karenakan tidak tersedianya perahu yang cukup besar, sehingga tak bisa meningkatkan pendapatan itu sendiri." Kata Sekretaris Desa Sepatin, Amrullah.


Menurut keterangan Amrullah, dalam satu bulan nelayan hanya melaut seminggu saja, itu dikarenakan tidak tersedianya perahu besar bagi nelayan. Ia juga mengemukakan, perahu kecil terlalu sulit untuk menembus angin yang sangat kencang. Dan satu harinya para nelayan tersebut, dapat menggumpulkan 20 hingga 50 kilogram ikan, baik bagi nelayan pancing maupun nelayan tangkap.
"Kapal-kapal nelayan di Desa kami ini, terlalu kecil serta memiliki keterbatasan. Dan tidak bisa bersaing nelayan dari luar daerah kami, yang menggunakan kapal lebih besar,""tutur Amrullah.


Amrullah menambahkan, terbatasnya pendapatan ikan tersebut, di sebabkan para nelayan tidak memiliki perahu yang cukup besar. Namun nelayan di Desa Sepatin ini, tergantung dari penggawa (pengepul). Ia juga menuturkan, jika penggawa (pengepul) dapat membelikan kapal yang besar, barulah nelayan dapat meningkatkan pendapatannya. Untuk harga jual ikan sendiri di pengaruhi oleh penggawa (pengepul), dikarenakan pengawa yang memberikan modal usaha, kepada para nelayan desa sepatin tersebut.


"Nelayan-nelayan di sini untuk memenuhi kebutuhannya tergantung dari penggawa (pengepul). Jika nelayan tidak pergi melaut maka nelayan akan meminjam sejumlah uang kepada penggawa, dan nanti ketika nelayan melaut dan menjual hasil tangkapannya, pada penggawa (pengepul) tersebut. hasil itu akan di potong, dan ini terus menerus yang terjadi di sini," tambah Amrullah.


Amrullah berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan, agar membantu serta memberikan perhatian kepada warga Desa Sepatin yang saat ini menjadi kebutuhan dasar untuk pergi melaut.


"Saya pribadi berharap kepada Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten, jika memberikan bantuan untuk warga Desa Sepatin yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Agar tidak pilih kasih, sehingga bantuan tersebut lebih mengena dan tepat sasaran," harapnya.
(rus)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved