• Sabtu, 28 Maret 2020
logo
Pasang Iklan



TENGGARONG - Dugaan sementara plafon runtuh di salah satu ruang Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Unikarta Sabtu (8/2) lalu, adalah terjadi kesalahan metode pemasangan plafon oleh pihak kontraktor yang di tunjuk PT. Total.

Seperti diketahui, ruangan plafon yang runtuh merupakan bantuan dari PT. Total.

Hal ini diungkapkan Rektor Unikarta Erwinsyah kepada awak media Senin (10/2) diruang kerjanya, menanggapi informasi di medsos plafon salah satu ruangan di Unikarta runtuh.

Erwinsyah mengungkapkan, dugaan sementara ini hasil dari pemeriksaan kami bahwa struktur rangka plafon masih utuh, hanya sebagian plafon gypsum saja yang runtuh.

"Kami periksa kerangka struktur plafon ini merupakan bangunan lama yang dulunya hanya plywood dan masih terlihat kuat, hanya saja yg runtuh saat diganti gypsum yang pembangunannya sejak 2016 silam, " terangnya.

Menurutnya, pergantian plafon dari plywood ke gypsum harusnya juga dirubah kerangka strukturnya, karena gypsum lebih berat dari struktur.

"Selain itu kesalahan selanjutnya dari kontraktor yakni ada beberapa rangka yang di potong sehingga rangka yang ada ini tidak kuat untuk menopang gypsum untuk jangka waktu lama, dan minimnya jumlah skrup yang dipasang di setiap gypsum ,"jelasnya.

Ia menambahkan, karena bantuan PT. Total ada 4 ruangan dan kontraktornya sama, kemudian dengan temuan robohnya plafon di satu ruangan maka yang lainnya sementara kami tutup, dan akan diperbaiki. (one)

Pasang Iklan Disini
Top