• Rabu, 01 April 2020
logo
Pasang Iklan



TENGGARONG - Meskipun RSUD AM Parikesit mendapat penghargaan sebagai role model pelayanan publik terbaik kategori pelayanan prima oleh Kemen PANRB empat tahun berturut-turut, namun Bupati Kukar Edi Damansyah meminta manajemen RSUD AM Parikesit untuk tetap lakukan evaluasi.

"Pelayanan RSUD AM Parikesit sudah terbaik pada kelasnya di tingkat nasional, tapi kita jangan puas dan selalu mendengarkan saran masukan dari masyarakat, dan ini yang selalu saya ingatkan, "ungkap Edi Damansyah kepada kutairaya.com usai apel gabungan Korpri dan penyerahan panji keberhasilan Jum'at (17/01) kemarin.

Bupati Edi mengaku, saat dirinya menjenguk keluarga sakit di RSUD AM Parikesit beberapa waktu lalu ia masih mendengar keluhan-keluhan masyarakat terkait pelayanan, ini merupakan bagian yang memang harus dilakukan internalisasi yang baik, sehingga keluhan dan saran masyarakat itu harus diterima dan dipahami secara positif.

"Saya berpesan kepada jajaran RSUD AM Parikesit jangan alergi terhadap kritik masukan dan saran karena masyarakat ingin pelayanan yang lebih baik, semakin banyak yang memberikan saran dan kritik kepada kita tentunya akan menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan, "tuturnya.

Untuk diketahui, penghargaan role model pelayanan publik terbaik kategori pelayanan prima oleh Kemen PANRB ini bertujuan untuk memotivasi Pimpinan Instansi Pemerintah dan Pimpinan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik agar tetap mempertahankan komitmen dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan di lingkup tugas dan fungsinya masing-masing.

Hal ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat. (one)

Pasang Iklan Disini
Top