• Sabtu, 28 Maret 2020
logo
Pasang Iklan



Medsos dan paham Radikalisme menjadi tantangan kedepan bagi TNI dan Kepolisian di Kukar dan Kaltim pada umumnya. Hal ini diungkapkan Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono saat berkunjung ke Makodim 0906 Tenggarong Rabu (15/1) sore.

"Tantangan kedepan TNI Polri jangan terganggu informasi di medsos yang belum tentu benar, kita harus bijak dan jangan langsung percaya apalagi ini akan mempengaruhi masyarakat, segera klarifikasi jika ada berita hoax, selain medsos ada paham radikalisme, ini yang menjadi tantangan kita kedepan, "ungkapnya.

Selain itu Kapolda Muktiono juga berpendapat, pemindahan Ibu Kota Negara di wilayah Kaltim dan Kukar salah satu yang wilayahnya masuk dalam wacana tersebut, TNI POLRI harus lebih intens untuk memonitor perkembangan situasi di masyarakat dan senantiasa bersinergi di lapangan untuk menciptakan keamanan.

"Dengan adanya IKN di Kaltim secara tidak langsung kita punya tanggung jawab yang lebih, pasti berdampak karena kedepan Kaltim akan kedatangan banyak pendatang dan TNI Polri wajib saling bersinergi untuk menjaga situasi tetap aman, "harapnya.

Terpisah, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Inf Charles Alling mengungkapkan, catatan kami dalam satu dasawarsa terakhir ini baru pertama kali seorang perwira tinggi Kepolisian berpangkat bintang dua hadir mengunjungi kami di Makodim 0906 Tenggarong, dan ini menjadi suatu kebanggan dan kehormatan bagi kami keluarga besar Kodim 0906 Tenggarong.

"Harapan kami dengan kehadiran Kapolda Kaltim bisa memberikan suatu dorongan yang positif untuk kami terus memelihara soliditas TNI dan Polri di Kukar, " ucapnya.

Usai menyambangi Makodim 0906 Tenggarong, Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono dan rombongan langsung menuju lokasi SPN Polda Kaltim di Desa Margahayu Kecamatan Loa Kulu Kukar. (one)

Pasang Iklan Disini
Top