• Rabu, 23 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Terompet merupakan salah satu pernak-pernik sebagian masyarakat untuk menyemarakkan perayaan pergantian tahun, namun dilihat dari beberapa tahun terakhir di Tenggarong terlihat penjual terompet tidak sebanyak dulu.


Dari pantauan kutairaya.com di wilayah Tenggarong hanya ada segelintir saja penjual terompet yang masih setia menjual terompet, salah satunya di pintu masuk Pasar Tangga Arung di Jalan Danau Semayang.


Penjual terompet Suryadi mengaku, omzet penjualan terompet setiap tahun menurun karena sepi pembeli, tak heran jika pedagang terompet juga tidak sebanyak dulu.


"Kalau kita lihat memang faktor ekonomi beberapa tahun terakhir juga mempengaruhi sepi pembeli, maka penjualpun juga sekarang sedikit" tuturnya.


Suryadi yang sehari-harinya hanya bekerja di kebun milik orang ini mengatakan, jualan terompet ini dia beli dari Samarinda, dan biasanya dua minggu jelang tahun baru dirinya sudah mulai berjualan.


"Saya membeli terompet ini dari Samarinda, untuk tahun ini saya beli tidak sebanyak tahun lalu, karena pengalaman tahun lalu masih banyak sisa jualan terompet saya sampai usai tahun baru, " ungkapnya.


Kendati demikian Suryadi berharap, sebelum pergantian tahun baru, pembeli terompet bisa meningkat. (one)

Pasang Iklan Disini
Top