• Kamis, 02 Juli 2020
logo
Pasang Iklan

Proses pembangunan yang bermuara untuk kesejahteraan masyarakat, tak luput dari perencanaan program yang matang. Sehingga realisasi daripada proses pembangunan di Kutai Kartanegara akan benar benar dirasakan masyarakat.


Menurut Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara H Rudiansyah, tidak sedikit perencanaan pembangunan di Kukar yang dilakukan secara asal asalan, sehingga hasilnya tidak maksimal berjalan."Salah satunya adalah beberapa proyek pembangunan diwilayah hulu Kukar, seperti proyek Turap Tabang, yang sepertinya dilakukan asal asalan. " kata H Rudiansyah.


Yang lebih memprihatinkan lagi, proses perencanaan tidak disesuaikan dengan kondisi dilapangan, namun hanya mendowload dari internet. Padahal bahwa perencanaan yang bertujuan membangun Kukar lebih baik dengan kualitas terbaik untuk masyarakat Kukar,bukan dibuat hanya dengan download,proyek pun main asal buat contoh riil kasus Tabang.


Dikatakannya bahwa anggaran Dinas PU yang silvanya cukup banyak perlu dilakukan evaluasi, dikurangi dari anggaran yang ada dan didistribusikan ke SKPD yang saat ini memiliki serapan bagus anggaran.


"Apalagi bupati konsen ingin membangun Ketahanan Pangan da Pariwisata jadi anggaran PU yang sering silva bisa dialihkan untuk pengembangan SKPD Ketahanan Pangan & Peningkatan Falilitas Patiwisata juga membangun ekonomi kreatif masyarakat yg pada akhirnya meningkatkan PAD kabupaten."katanya
(adv/boy)

Pasang Iklan Disini
Top