SDN 002 Tenggarong Raih Predikat Sekolah Adiwiyata Nasional KLHK 2017

SDN 002 Tenggarong Raih Predikat Sekolah Adiwiyata Nasional KLHK 2017

Juniaty, S.Pd Saat Menerima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Di JakartaJuniaty, S.Pd Saat Menerima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Di Jakarta
Photo: ist


KutaiRaya.com - 05/01/2018 09:24 WITA
SDN 002 Tenggarong, mendapatkan predikat penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kepala SDN 002 Tenggarong Juniaty, S.Pd dan Ana, S.Pd menghadiri acara penganugerahan Adiwiyata Nasional dengan mengusung Tema "Peran Generasi Muda Dalam Membangun Kehidupan Berwawasan Lingkungan". Di Jakarta.

Terlihat hadir dalam acara, Ir. Sarwono Kusumaatmadja, Dr. Imam B. Prasodjo, Prof. Arif Rahman, Ketua Harian UNESCO Indonesia, perwakilan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dari 27 Provinsi dan 164 Kabupaten/Kota, serta Komunitas Peduli Lingkungan.

Penghargaan ini diberikan kepada 27 Kepala DLH Provinsi, 164 Kepala DLH Kabupaten/Kota dan 423 Kepala Sekolah Adiwiyata Nasional 2017. Selain Sekolah, penghargaan ini juga diberikan kepada Anggota Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru. yang peduli dan berbudaya lingkungan baik di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan Nasional.

Penghargaan ini diberikan oleh Menteri LHK diwakili oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) KLHK, Helmi Bassalamah.
"Program Adiwiyata bukanlah lomba namun merupakan pengakuan terhadap sekolah, madrasah dan pesantren dalam mewujudkan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan," tutur Helmi, saat membacakan sambutan Menteri LHK.

Disampaikan Helmi, meskipun sejak tahun 2006 hingga saat ini jumlah sekolah Adiwiyata baru mencapai 4% dari seluruh Indonesia, yaitu sekitar 8.331 sekolah, namun sekolah-sekolah tersebut diharapkan menjadi penggerak dan contoh bagi sekitarnya, dalam membangun sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

"Agar generasi muda dapat berperan aktif dalam upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup, melalui penerapan perilaku ramah lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah, penanaman pohon/tanaman, mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitarnya, serta mencarikan solusinya," sambungnya.

Sementara Juniaty, S.Pd, mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh sekolah yang di pimpinya, ia menjelaskan ini adalah hasil kerja keras dari seluruh warga sekolah yang tak henti-hentinya memberikan support baik mental dan tenaga untuk kemajuan sekolah ini dan akhirnya berhasil meraih predikat adiwiyata nasional.

"kami akan terus berupaya untuk terus membudayakan akan pentingnya peduli kepada lingkungan sebagai sumbangsih terhadap program pemerintah untuk menciptakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan sebagaimana yang dijelaskan oleh Bapak Helmi Bassalamah, SDN 002 Tenggarong, kita bisa,". Katanya. (kr2)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved