Proyek DAK Jalan Patin, Disorot Anggota DPRD Kukar

Proyek DAK Jalan Patin, Disorot Anggota DPRD Kukar

proyek jalan Patin Tenggarong-Kukarproyek jalan Patin Tenggarong-Kukar
Photo: ist


KutaiRaya.com - 09/11/2017 21:08 WITA
Proyek peningkatan jalan dijalur jalan Patin Tenggarong menuai sorotan. Selain proyek tersebut dikerjakan pada jalur jalan yang memang kondisinya masih bagus, para wakil rakyat yang duduk digedung DPRD banyak tak mengetahui adanya proyek tersebut, apakah bersumber dari APBD Kukar, provinsi atau dari anggaran pusat.

"Saya malah ga ngerti tiba tiba ada proyek itu, coba nanti akan kita cek masuk anggaran kapan," ucap Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kukar Alif Turiadi.

Menurut Alif, kondisi jalan di jalan Patin Tenggarong masih bagus, namun anehnya muncul proyek betonisasi. Sementara ada hal yang lebih penting yang perlu diperhatian pemerintah, yakni pembangunan jalan usaha tani.
Sementara Wakil Ketua DPRD Kukar Supriyadi menyebut, dalam kondisi perekonomian daerah yang "morat-marit" seperti sekarang ini sangat tak pas pelaksanaan kegiatan dilaksanakan tak berdasar pada skala prioritas, yang tentu memakan anggaran yang tak sedikit."Saya sendiri pun belum tahu apakah itu anggaran pembangunan berasal dari APBD Kukar atau Bankeu, yang jelas kita tak menolak adanya pembangunan yang dilakukan pemerintah tetapi paling tidak harus mengedepankan asas prioritas," papar Supriyadi Ketua DPD PAN Kukar ini.

Dikatakan Supriyadi proyek betonisasi jelas menelan anggaran cukup besar, sementara dalam pengerjaanya tak melihat dampaknya, sebab dibawah jalan Patin tersebut banyak tertanam pipa PDAM, kabel dan lainnya. Dan ketika proyek dilaksanakan tak sedikit pipa pipa PDAM yang pecah."Harusnya dilakukan pengaspalan jalan saja, tak perlu dibangun secara beton seperti itu," terang Supriyadi.

Secara terpisah Anggota DPRD Kukar asal PPP, Zulpiansyah, menyatakan ada hal yang semestinya menjadi perhatian serius pemerintah, seperti misalnya masih banyaknya proyek proyek mangkrak yang ada di Kukar salah satunya adalah proyek pembangunan gedung SMPN 1 Tenggarong yang hingga kini tak kunjung terselesaikan.

Sementara dari pantauan media ini dalam pelaksanaan proyek tersebut ternyata baru saja dipasang plang nama proyek, proyek tersebut bersumber dari DAK 2017 senilai Rp19 miliar. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved