Tranfer DBH Telat, Proyek Jalan Sebelimbingan-Tuana Tuha "Molor"

Tranfer DBH Telat, Proyek Jalan Sebelimbingan-Tuana Tuha "Molor"

Kondisi jalan sebelimbingan diwilayah ulu Kukar.Kondisi jalan sebelimbingan diwilayah ulu Kukar.
Photo: ist


KutaiRaya.com - 09/11/2017 20:59 WITA
Molornya dana transfer dari pemerintah pusat ke Kutai Kartanegara nampaknya begitu dirasa dalam proses percepatan pembangunan, sebagaimana yang sudah direncanakan oleh pemerintah Kukar. Salah satunya adalah perbaikan Jalan Sebelimbingan Tuana Tuha sepanjang 30 KM.

Ketua DPRD Kukar Salehudin meminta masyarakat untuk bersabar, menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak parah."Kondisi keuangan yang menyebabkan molornya proses lelang perbaikan jalan Sebelimbingan-Tuana Tuha sepanjang 30 KM."kata Salehudin.
Menurut Salehudin DPRD sudah melakukan proses penganggaran di APBD 2017, tinggal eksekutif melaksanakan proses lelang untuk kemudian dilaksanakan.

"Kewenangan kami hanya sampai pada proses itu (penganggaran, red) selebihnya ada di eksekutif. Hanya saja memang sekarang kondisi keuangan kita sedang tidak baik akibat tidak jelasnya dana transper dari pemerintah pusat, oleh karena itu saya menghimbau agar masyarakat makin menguatkan kesabarannya," paparnya.

Lanjut Salehudin, DPRD sedang berupaya mencari solusi lainnya dengan melibatkan pihak swasta, kalau memang kondisi APBD Kukar tidak ada perbaikan ditahun mendatang.

Terkait dengan desakan beberapa Fraksi yang meminta agar dilakukan proses evaluasi terkait beberapa proyek MYC yang akan dilaksanakan, politisi Partai Golkar asal Dapil Hulu ini menjelaskan bahwa ini adalah aspirasi yang logis untuk segera direspon oleh eksekutif karena memang alasan ketidakpastian anggaran.

"Tentu saya yakinkan proses ini sedang berjalan di eksekutif, saya berharap dalam proses evaluasi nantinya juga mempertimbangkan skala prioritas dan kebutuhkan mendesak lainnya."tuturnya.
Jalan seblimbingan-Tuana Tuha masuk dalam hal itu, karena jalan ini merupakan jalan penghubung utama menuju kecamatan Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang, dan kondisinya mendesak untuk segera diperbaiki.

Dari pantauan media ini dilapangan, memang kondisi jalan Sebelimbingan- Tuana Tuha sangat memprihatinkan. Sebagai urat nadi penghubung jalan ketiga kecamatan terjauh (Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang), jalan ini sempat dilakukan pengerasan ketika MTQ di Kenohan bulan lalu, hanya saja kondisinya kembali memprihatinkan ketika diguyur hujan beberapa hari terakhir. Perbaikan jalan seblimbingan tuana tuha masuk dalam kegiatan MYC dengan nilai anggaran Rp212 M. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved