Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Loa Kulu Nekat Minum Racun Rumput

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Loa Kulu Nekat Minum Racun Rumput

Korban saat berada di RSUD AM ParikesitKorban saat berada di RSUD AM Parikesit
Photo: ist


KutaiRaya.com - 08/08/2017 22:28 WITA
Warga Kecamatan Loa Kulu-Kutai Kartanegara, Minggu (6/8/2017) lalu digegerkan dengan aksi nekat seorang perempuan, Mesiyah (50) warga Dusun Taman Arum RT 09 Desa Sumber Sari Loa Kulu, yang menenggak cairan racun rumput.

Aksi nekat bunuh diri itu dilakukan lantaran Mesiyah merasa tak tahan menghadapi penyakitnya yang tak kunjung sembuh. Korban ditemukan pertama kali oleh suaminya, Suwandi.
Dimana saat itu Suwandi yang baru saja pulang dari pasar lalu masuk kedalam rumah, dan mencium bau menyengat seperti bau racun rumput.

Ketika dicari bau menyengat tersebut berasal dari kamar, lalu Suwandi mendapati korban dalam keadaan lemah serta mulut mengeluarkan busa dan terbaring diatas tempat tidur.

"Suami korban langsung berinisiatif meminumkan korban air kelapa muda yang ada di samping rumah dan kemudian saksi satu memanggil Ibnu Widodo (32) untuk meminta pertolongan." Ujar Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kapolsek Loa Kulu AKP Ade Harri Sistriawan.

Korban kemudian dibawa ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang dengan mengunakan sepeda motor namun sayang nyawa korban tidak bisa tertolong, kemungkinan korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit dan sesampainya di rumah sakit didapati ada bekas sayatan dikedua buah tangan korban.

Dari pemeriksaan di TKP Polisi menemukan barang bukti berupa satu buah botol air mineral mini merk Ades yang berisikan sisa racun rumput Gramaxone, satu buah gelas kaca yang digunakan korban untuk meminum racun rumput serta surat wasiat yang ditulis diatas kertas nota sebanyak 4 lembar berbahasa Jawa yang intinya putus asa dengan penyakitnya yang sudah diderita kurang lebih selama satu tahun, yakni didiaknosa oleh dokter korban sakit syaraf dan mati rasa yang tidak sembuh sembuh dan mau mati saja.

"Dalam surat tersebut juga korban meminta agar suaminya untuk melunasi hutang kepada pak Martoyo dan pak Kentus. Selain itu juga di temukan sebuah silet Goal yang digunakan untuk menyayat urat nadi ditangan kanan dan kiri serta Satu buah pulpen yang digunakan untuk menulis surat tersebut diatas."katanya. (kr1)


barang bukti silet
Photo: ist

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved