Desa Sepatin Anggana Perlu Perhatian Pemerintah, Sampai Saat ini Listrik-Air Bersih Belum Ada

Desa Sepatin Anggana Perlu Perhatian Pemerintah, Sampai Saat ini Listrik-Air Bersih Belum Ada

kawasan pemukiman warga Desa Sepatin Kecamatan Angganakawasan pemukiman warga Desa Sepatin Kecamatan Anggana
Photo: ist


KutaiRaya.com - 31/07/2017 21:26 WITA
Warga Desa Sepatin Kecamatan Anggana mendambakan layanan listrik, air bersih dan kesehatan. Sebab sampai saat ini, ketiga layanan tersebut belum ada di desa tersebut.

Desa tersebut dikelilingi dengan sumur sumur bor minyak dan gas milik perusahaan asing, namun sayang kontribusi untuk warga sekitar tak maksimal.

Kepala Desa Sepatin Kecamatan Anggana Mustamin, mengaku mulai Desa Sepatin berdiri sampai saat ini, tidak ada layanan listrik dan air bersih (air tawar) dinikmati warga."Sungguh sangat miris sekali, desa kami dikelilingi sumur sumur bor minyak dan gas milik perusahaan, tetapi listrik dan air bersih sampai sekarang tak ada," tegas Mustamin.

Menurut penjelasan Mustamin, ada sekiutar 600 kepala keluarga dengan jumlah 4,5 ribu jiwa yang tak menikmati listrik dan air bersih.

"Desa Sepatin terbagi dua dusun, masing masing dusun ada sekitar 300 KK, untuk penerangan kami menggunakan genset, itu pun ketika membawa solar (BBM) diawasi, bahkan ada warga yang membawa BBM untuk keperluan genset harus ditangkap oleh polisi karena dibilang membawa BBM illegal, padahal ini kan untuk keperluan penerangan rumah rumah warga," katanya.

Warga, kata Mustamin sangat berharap adanya perhatian serius Pemerintah Kutai Kartanegara maupun Kaltim, jangan hanya SDA dikeruk tetapi warga tak menikmati hidup kehidupan yang lebih baik.

"Ada CSR dari PT Total, tapi realisasinya tak maksimal, padahal setahu kami seharusnya warga yang hidup disekitar perusahaan untuk diperhatikan dan diutamakan dalam bentuk perhatian social perusahaan," ungkapnya.

Sementara secara terpisah Wakil Ketua KNPI Kukar Tohari SH, mengaku prihatin dan berharap Pemerintah Kukar memberikan layanan dasar ke masyarakat.

"Pemkab Kukar harus memberikan perhatian serius ke sejumlah wilayah yang kondisinya belum menikmati layanan dasar masyarakat, tak hanya di Desa Sepatin saja seperti banyak desa desa yang warganya tak menikmati listrik dan air bersih,"ungkap Tohari. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved