DPRD Kukar Himbau Pengusaha Bayar THR Paling Lambat H-7

DPRD Kukar Himbau Pengusaha Bayar THR Paling Lambat H-7

Salehudin SSos, Sfil
Salehudin SSos, Sfil
Photo: ist

KutaiRaya.com - 15/06/2017 19:42 WITA
Ketua DPRD Kutai Kartanegara Salehudin, SSos, Sfil menghimbau kepada seluruh pengusaha di Kukar agar membayar THR (Tunjangan Hari Raya) pekerjanya tepat waktu.

THR, keagamaan adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada Pekerja/Buruh atau keluarganya menjelang Hari Raya Keagamaan.

"THR wajib diberikan kepada pekerja dengan ikatan kerja yang sudah mempunyai masa kerja 1 bulan atau lebih secara berturut-turut,"kata Salehudin.

Jika pengusaha menunda membayar THR, maka pengusaha dapat dikenai denda sebesar 5% dari total THR. Pengenaan denda tidak menghilangkan kewajiban Pengusaha untuk tetap membayar THR Keagamaan kepada Pekerja/Buruh.

"Selain itu, pengusaha yang tidak membayar THR kepada Pekerja/Buruh juga dikenai sanksi administratif, baik berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi, sampai pada pembekuan kegiatan usaha,"paparnya.

Selain itu Salehudin juga meminta supaya Disnaker Kukar memantau kewajiban pengusaha dalam membayar THR pekerjanya.

"Saya minta para pekerja melaporkan pengusaha nakal yang enggan membayar THR ke disnaker, karena hal ini merupakan hak pekerja sebagaimana diatur dalam peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Kalau tetap tidak mau membayar, saya minta pengusaha nakal tersebut diberi sanksi tegas,"kata Salehudin. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved