DPRD Kukar Dukung Hutang ke PT SMI untuk Bangun Jalan Jembatan Pendekat-Pela

DPRD Kukar Dukung Hutang ke PT SMI untuk Bangun Jalan Jembatan Pendekat-Pela

Ketua DPRD Kukar Salehudin dan Bupati Rita mendampingi Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan Kemendagri, akhir pecan lalu.Ketua DPRD Kukar Salehudin dan Bupati Rita mendampingi Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan Kemendagri, akhir pecan lalu.
Photo: ist


KutaiRaya.com - 07/06/2017 21:30 WITA
Ketua DPRD Salehudin SSos, Sfil dan Bupati Kukar Rita Widyasari,Ph.D bersama rombongan mendampingi Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kemendagri RI, Elvius Dailami dan jajaran, melakukan tinjauan ke Jembatan Martadipura dan jalan yang direncanakan akan dibangun dengan dana pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akhir pecan tadi.

Kegiatan ini menindaklanjuti rencana Pemkab Kukar meminjam dana pembangunan kepada PT SMI untuk proyek pembangunan jalan Pendekat menuju Jembatan Pela yang akan menghubungkan Kecamatan Kota Bangun, Muara Wis dan Muara Muntai.

"Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan kita (Pemkab kukar) dengan Kemendagri, Kemenkeu dan PT SMI beberapa waktu lalu terkait rencana pinjaman daerah dalam rangka pembangunan jalan pendekat menuju jembatan pela yang akan menghubungkan Kecamatan Kota Bangun, Muara Wis dan Muara Muntai."ungkapnya.

Menurut Salehudin, di Kukar masih menyisakan masalah aksesibilitas dua kecamatan ini yaitu Muara Wis dan Muara Muntai, dan ini PR yang harus diselesaikan.

"Hanya saja memang posisi kita sedang defisit sehingga pemkab memilih untuk melakukan pinjaman daerah. Dari FS yang kami terima banyak manfaat ketika jalan pendekat ini terbangun, dari sisi ekonomis, akan meningkatkan jumlah pergerakan barang dan orang sekaligus menekan biaya transportasi dan waktu tempuh." Paparnya.

"Kalau dirupiahkan manfaat yang diterima akan mencapai jumlah pinjaman kurang dari 2 tahun pasca bangunan tersebut selesai. Jadi pada prinsipnya kami DPRD setuju selama untuk kepentingan rakyat."katanya.

Sementara itu secara terpisah Bupati Kutai Kartanegara Hj Rita Widyasari menyatakan, rencana pembangunan jalan tersebut akan menggunakan dana pinjaman dari PT SMI, nilainya mencapai Rp900 miliar lebih.
Agar proses pinjaman segera terwujud, maka perlu ada rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri, dan sebelum adanya rekom itu keluar pihak Kemendagri meninjau lokasi yang akan dibangun. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved