Lahan Pertanian Berubah jadi Tambang Batubara, Produksi Pertanian Bakal Merosot

Lahan Pertanian Berubah jadi Tambang Batubara, Produksi Pertanian Bakal Merosot

Supriyadi
Supriyadi
Photo: ist

KutaiRaya.com - 26/05/2017 22:36 WITA
Rencana relokasi lahan pertanian di Desa Batuah Kecamatan Loa Janan, menjadi kawasan pertambangan batubara, mematik reaksi keras para wakil rakyat yang duduk di DPRD Kukar.

Puluhan bahkan ratusan hektar lahan, akan berubah menjadi kawasan tambang, jika hal terjadi maka tak menutupkemungkinan kedepan Kukar akan kekurangan pangan.

"Jika rencana itu menjadi kenyataan, maka menjadi bencana bagi Kukar yang dikenal sebagai sentra produksi padi, kedepan produksi pertanian akan merosot tajam. kata Supriyadi Wakil Ketua DPRD Kukar.

Menurut Supri, banyak keluhan warga Batuah Loa Janan, karena lahan perkebunan/pertanian akan direlokasi menjadi tambang batubara.

Beralihnya fungsi lahan pertanian ke tambang menurut Supriyadi, merupakan kenyataan pahit untuk masa depan Kukar.

"Saya katakan jadi bencana kalau lahan pertanian bergeser fungsi, kedepan sumber pangan akan sulit, contoh di Desa Mulawarman Tenggarong Seberang , lahan pertanian bahkan desanya berubah menjadi kawasan tambang," papar Supriyadi yang juga Ketua DPD PAN Kukar.

Pihaknya berharap warga Desa Batuah dapat mempertahankan hak milik tanahnya, karena itu adalah asset mahal dan juga meminta kades, camat Loa Janan membantu warga untuk melindungi petani.

"OPD terkait menurut saya juga harus turun tangan, kondisi seperti ini," ujarnya. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved