Dewan Tinjau Banjir Marangkayu, Warga Diresahkan dengan Buaya

Dewan Tinjau Banjir Marangkayu, Warga Diresahkan dengan Buaya

Kamarur Zaman
Kamarur Zaman
Photo: ist

KutaiRaya.com - 06/04/2017 19:47 WITA
Warga Desa Santan Tengah dan Ilir yang terkena banjir sejak pekan lalu hinggi kini merasa resah, lantaran adanya buaya. Sebab saat banjir melanda, sejumlah ternak warga diterkam buaya "ganas".

"Yang dikawatirkan warga sekarang ini, adanya buaya, sebab ayam ayam warga di Desa Santan itu banyak yang dimakan buaya. Kita himbau warga agar waspada dan tak melakukan aktivitas yang "mengundang" datangnya buaya," kata Kamarur Zaman, anggota Komisi IV DPRD Kukar yang Kamis (6/4/2017) melakukan tinjauan ke Marangkayu.

Menurut Kamarur Zaman, air banjir sudah mulai surut, kita berharao tak terjadi hujan deras, sehingga air cepat surutnya.

"Akibat banjir memang aktivitas warga terganggu, sekolah juga ditutup semantara sampai nanti kondisi kembali normal,"jelas Kamarur Zaman.

DPRD kata Kamarur Zaman, juga berharap agar perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut membantu keperluan warga, guna meringankan beban derita akibat banjir.

Sementara itu secara terpisah Sekretaris DPK KNPI Marangkayu Firdaus, menyatakan banjir mengalami surut sekitar 5 cm, kondisi tersebut masih menggangu aktivitas warga.

"Kita juga baru saja lakukan komunikasi dengan pak Kades Santan, bahwa sekolah masih diliburkan karena memang halaman sekolah tergenang air bannjir,"katanya. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved