Sikapi Jembatan Tuana Tuha Runtuh, Pemkab Kukar Diminta Keluarkan Dana Tanggap Darurat

Sikapi Jembatan Tuana Tuha Runtuh, Pemkab Kukar Diminta Keluarkan Dana Tanggap Darurat

jembatan runtuh
jembatan runtuh
Photo: ist

KutaiRaya.com - 11/02/2017 12:58 WITA
Ketua DPRD Kutai Kartanegara Salehudin SSos, Sfil meminta Bupati mengeluarkan pernyataan tanggap darurat bencana, terkait dengan putusnya jembatan Tuana Tuha Kecamatan Kenohan, Selasa (7/2) malam.


Hal itu disampaikan Salehuddin usai menerima kunjungan Fakultas Agama Islam (FAI) Unikarta di ruang Ketua DPRD Rabu (8/2) siang.


Saleh panggilan akrabnya menyampaikan bahwa Jembatan Tuana Tuha yang putus merupakan akses terdekat menuju Kecamatan Kembang Janggut dan Tabang.


"Jembatan putus tersebut telah memakan korban, ada dua truk yang tenggelam. Artinya ketentuan darurat sebagaimana diatur dalam pasal 48 dan pasal 134 Permendagri 13 tahun 2006 serta pasal 162 permendagri 21 tahun 2011 telah terpenuhi, "ujar saleh.


Ketika ditanya langkah yang akan dilakukan oleh DPRD, politisi Partai Golkar ini menjawab bahwa pihaknya sebelumnya sudah mengundang beberapa perusahaan yang ada di hulu mahakam untuk membantu proses tanggap darurat khususnya perbaikan jalan pengubung desa Sebelimbungan ke desa Tuana Tuha.

"Terkait dengan putusnya jembatan penghubung Desa Tuana Tuha ke Kecamatan Kembang Janggut, kami berharap agar dana darurat bisa digunakan. Hari ini (kemarin) kami akan bersurat ke Bupati agar mengeluarkan pernyataan tanggap darurat bencana, selanjutnya Bupati nanti memerintahkan kepala OPD terkait untuk melaksanakan fungsi tanggap darurat bencana sebagaimana ketentuan Pasal p ayat (8c), "ungkap Saleh.

Saleh berharap agar proses ini bisa cepat dilakukan dan sekali lagi tidak ada alasan lagi untuk menolak penggunaan dana darurat. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved