• Kamis, 02 Juli 2020
logo
Pasang Iklan

Manajemen Rumah Sakit AM Parikesit Tenggarong belum lama ini, mengadakan pelatihan pemadam kebakaran dan evakuasi bantuan bencana untuk keselamatan pasien. Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya pihak manajemen rumah sakit untuk penyesuaian pengelolaan rumah sakit yang sesuai standar akriditasi.


Menurut Sekretaris Tim Akriditasi RSU AM Parikesit dr Ibnoe Suejarto Sp S, pelatihan ini berlangsung mulai Sabtu (7/3) lalu, di halaman RSUD AMP Tenggarong Seberang itu diikuti 65 peserta terdiri staf manaejeman, tenaga medis dan para medis yang ada di lingkungan RSUD AMP Tenggarong. Sementara untuk tim pelatih menghadirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar.


”Tujuan pelaksanaan diklat ini selain untuk tetap mempertahankan standar akreditasi pengelolaan RSUD AMP Tenggarong Kutai Kartanegara. Juga antisipasi dan sikap waspada jika terjadi bencana kebakaran.”paparya.


Karena bencana kebakaran bisa terjadi kapan saja dan saat kita lengah. Diharapkan melalui diklat minimal jajaran RSUD AMP Tenggarong mengetahui prosedur memadamkan api.


“Sehingga sewaktu ada kebakaran kita bisa mencegah sedini mungkin, sehingga apa yang terjadi bisa ditanggulangi secara benar,” ujarnya.


Pemateri dalam diklat yang berlangsung sehari ini menghadirkan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Diantara meteri tersebut adalah teori dan praktek memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan atau Apar.
((hms-di01))

Pasang Iklan Disini
Top