"Ada Pahlawan Kesiangan", THL Kukar Diminta Tak Terpancing Isu Murahan

"Ada Pahlawan Kesiangan", THL Kukar Diminta Tak Terpancing Isu Murahan

Para koordinator FTHK dari sejumlah SKPD Kukar kemarin “ngumpul” bersamaPara koordinator FTHK dari sejumlah SKPD Kukar kemarin “ngumpul” bersama
Photo: ist


KutaiRaya.com - 30/12/2016 00:16 WITA
Wacana adanya musyawarah bersama terhadap kepengurusan Forum Tenaga Honor Kutai Kartanegara (FTHK), yang dihembuskan oleh pentolan tenaga honor dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara, adalah wacana yang hanya akan memecah belah kesatuan seluruh honor Kutai Kartanegara, ditengah "ancaman" pengurangan jumlah THL pada 2017, dengan alasan difisit anggaran.

Hampir semua koordinator THL (Tenaga Harian Lepas) dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Rabu (28/12) siang, merapatkan barisan dan menyatakan bahwa tidak ada namanya musyawarah bersama atau musyawarah daerah untuk melakukan pergantian kepengurusan yang ada.

"FTHK secara sah dipimpin Ali Rohman, bahkan kepengurusan nya sudah legal karena sudah berbadan hukum," kata Ahmad Husaini, koordinator THL di Bagian Adminitrasi Setkab Kukar, yang didampingi puluhan koordinator dari SKPD, diruang pertemuan Asisten I Setkab Kukar.

Ahmad menyebut, bahwa kepengurusan FTHK yang ada ini sekuat tenaga memperjuangkan nasib teman teman tenaga honor lepas (THL) di Kutai Kartanegara."Kok aneh, mereka mas Sopian dan Ardinor THL Dispora menyatakan hendaknya adanya Musyawarah Bersama dalam FTHK untuk membentuk kepengurusan yang baru. Selama ini FTHK memperjuangkan nasib teman teman, mereka itu pada sembunyi dimana, jangan menjadi pahlawan kesiangan," beber Ahmad Huasaini.

Setiap kali FTHK melakukan gerakan, menuntut gaji, menuntut tidak adanya pengurangan jumlah THL, apakah mereka juga ada untuk memperjuangan itu."Kita bicara nasib piring nasi teman teman honor Kukar. Ditengah kondisi seperti ini seyogianya tak perlu menyatakan statmen yang memecah kesatuan para teman teman THL Kukar,"tandasnya. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved