Rp.2,9 Miliar, Proyek Pengadaan Laptop untuk RT di Kukar

Rp.2,9 Miliar, Proyek Pengadaan Laptop untuk RT di Kukar

Gestmani
Gestmani
Photo: ist

KutaiRaya.com - 28/12/2016 20:55 WITA
Program satu RT (Rukun Tangga) satu Laptop di Kutai Kartanegara, mulai teralisasi pada 2016 ini.

Program tersebut di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Kartanegara. Informasi yang diperoleh media ini, proyek pengadaan Laptop untuk RT sudah terlaksana pada APBD Kukar 2016 mencapai Rp2,9 miliar.

Saat dikonfirmasi terkait kabar tersebut ke Kepala Disdukcapil Kukar Gestmani, dirinya tak membantahnya.

"Pengadaan Laptop untuk RT tersebut dilakukan secara bertahap, untuk tahun ini terdapat 3 kecamatan, dengan jumlah RT yang rencananya mendapat Laptop sekitar 300 an RT," kata Gestmani, diruang kerjanya, Selasa (27/12) kemarin.

Getsmani juga menyatakan, bahwa pengadaan Laptop pada APBD Kukar 2016 sudah dilaksanakan oleh pihak rekanan, dan barang tersebut sudah ada tinggal membagikan kepada RT, hanya saja pihak ketiga yang "mengadakan" Laptop tersebut belum bisa dibayarkan karena informasinya dari BPKAD, bahwa anggaran lagi kosong.

Pihaknya belum tahu kejelasan pembayaran pengadaan Laptop tersebut, apakah tetap pada APBD atau diluncurkan ditahun berikutnya.

Sementara untuk menunjang kemampuan dalam mengoperasikan Laptop tersebut, para RT nantinya akan diberikan pelatihan secara bertahap, direncanakan pelatihan akan dilakukan pada 2017 mendatang.

"Dengan adanya Laptop tersebut tentunya sangat menunjang dalam memudahkan proses pendataan adminitrasi kependudukan, sehingga data warga disetiap RT akan tahu, karena nanti akan terkoneksi dengan jaringan di Disdukcapil Kukar. RT adalah ujung tombak pemerintah," tegasnya.

Secara terpisah Wakil Ketua Karang Taruna Kukar Ardinor SPdi, memberi apresiasi atas akan terlaksananya program tersebut." Kita memberikan apresiasi yang tinggi untuk pemerintah,karena RT ujung tombak pemerintahan, maka sarananya juga harus ditunjang," bebernya.

Keberadaan Laptop untuk RT tersebut dalam rangka perapian dan percepatan pencapaian kinerja, tapi disisi lain juga harus diberikan jua ilmunya bagi pengurus RT yang belum bisa mengoperasikannya. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved