640 Mahasiswa UT Yayasan Kudungga Ikuti Ujian Semester

640 Mahasiswa UT Yayasan Kudungga Ikuti Ujian Semester

Pembina Yayasan Kudungga H. Sutopo Gasif.S.Pd,.M.Pd saat meninjau mahasiswa UT UjianPembina Yayasan Kudungga H. Sutopo Gasif.S.Pd,.M.Pd saat meninjau mahasiswa UT Ujian
Photo: ist


KutaiRaya.com - 06/12/2016 09:27 WITA
640 Mahasiswa Universitas Tebuka (UT) yang bekerja sama dengan Yayasan Kudungga Tenggarong mengikuti Ujian Semester yang berlasung selama dua hari di 34 ruang SMPN 3 Tenggarong, seluruh mahasiswa tersebut berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kutai Kartanegara .

Pembina Yayasan Kudungga H. Sutopo Gasif.S.Pd,.M.Pd Minggu (4/12) Kemarin mengatakan mahasiswa yang mengikuti ujian ini adalah dari kalangan guru TK dan SD. Adapun program studynya ialah S1 PGSD reguler,S1 PGSD linier,PGPAUD dan PGTK.

Yayasan Kudungga juga menjalin kerja sama dengan Pokjar-pokjar dari kecamatan-kecamatan Kukar guna membangun dan mengembangkan SDM dan meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru di kab. Kutai kartanegara khususnya. "Terobosan pengembangan ini haruslah berjalan lebih cepat guna menyongsong perkembangan yang kini ada"ujarnya.

Sebagai Ketua IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kukar dan pengamat pendidikan nasional sekaligus pembina Yayasan Kudungga menekankan mengenai program 7 yang mengacu pada NKRI yakni 7 program guru bangkit yang berisi pertama bangkit dari kualifikasi dan kompetensi,

bangkit iman dan taqwa, bangkit dalam media tekhnologi, bangkit membangun karakter, bangkit sebagai pembaharu, bangkit dalam membangun wawasan nusantara NKRI, bangkit dalam berbudaya. Ke 7 program ini lah yang harus disadari dan diterapkan oleh pendidik guna membentuk SDM yang mampu bersaing di masa mendatang serta membentuk generasi-generasi penerus yang benar-benar siap melanjutkan kemerdekaan dengan kemampuan dan pendidikan yang mumpuni.

Guru sebagai salah satu faktor penting dalam arus pendidikan menjadikan klasifikasi dan kompetensi sebagai kewajiban. Melalui kerja sama yayasan Kudungga dengan UT ini diharapkan menjadi satu terobosan guna meningkatkan perkembangan potensi guru di Kab. Kutai Kartanegara. Kurang lebih 13 ribu guru yang ada di Kukar merupakan potensi yang ada dan wajib dikembangkan dengan menunjang tingkat pendidikan guru yang mumpuni dan disertai dengan memahami 7 program guru bangkit yang telah dijelaskan.

Sehingga menjadi tanggung jawab bersama mengenai pendidikan guru yang harus merata dikota maupun di pelosok. Ini bertujuan meratanya cetakan SDM yang ada di Kab. Kukar. Peserta didik berhak diajar dan dididik,ini yang harus juga menjadi kesadaran serta kewajiban pendidik dalam hal ini guru.

Dengan terselenggaranya ujian semester yang berlangsung 2 hari ini juga diharapkan mahasiswa memeperoleh hasil yang baik dan diperoleh kemajuan dan perkembangan positif dan menyerap materi dari turor dan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dan proses belajar dan mengajar di sekolah.

"Dan dapat diartikan tiada hari tanpa belajar bagi guru yang dikarenakan medan kerja yang dihadapi guru ialah putra-putri penerus yang kelak menjadi generasi bangsa. Sehingga peningkatan potensi dan pendidikan guru harus terus meningkat sebagi pengajar yang mendidik,"katanya. (kr2)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved