4 Dewan Kukar Lakukan Tes Urine Susulan

4 Dewan Kukar Lakukan Tes Urine Susulan

anggota dewan saat akan tes urineanggota dewan saat akan tes urine
Photo: ist


KutaiRaya.com - 27/10/2016 20:18 WITA
Rabu (26/10/2016) siang sebanyak 4 Anggota dan 2 Staf DPRD Kutai Kartanegara, mendadak mendatangi Kantor Sat Resnarkoba Polres Kukar di Jalan Water Monginsidi, Kecamatan Tenggarong, Kukar.

Kedatangan 4 Anggota dan 2 staf anggota DPRD ke Polres Kukar tersebut diantaranya yakni, Didik Agung Eko Wahono, H Salehudin, Firnadi Ikhsan dan Guntur serta 2 staf yakni Reni dan Julian, .

"Kedatangan mereka hanya untuk di Tes Urin, mereke datang ke Polres berdasarkan kemauan sendiri bukan dari surat panggilan dan sebernarnya mereka ingin datang pada Selasa (24/10) lalun namun belum saya beri waktu karena maunya itu dadakan."Ujar Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kasat Narkoba AKP Syakir Arman.

Namun untuk sementara ini Syakir Arman belum bisa memberitahukan hasil dari Tes Urin tersebut, karenakan disitu kita tidak bisa menyebutkan hasilnya,

"itukan perlu beberapa lama untuk menyimpulkan hasilnya tersebut tetapi kalo hasil tes nya Negatif itu akan selesai namun kalo hasilnya Positif kita harus komfirmasi lagi untuk dilakukan tes urin beberpa kali lagi untuk meyakinkannya. "Jelasnya

Apa bila nanti hasilnya ada yang positif akan di panggil dan hasil tes tersebut langsung ke Ketua DPRD Kukar Salehuddin dan nama-nama yang positif tersebut akan di mintak Asesmen, .

"Kalo kita bagian pemberantasan saya ingin tau dapat dari mana ia mendapatkan barang tersebut, kan tidak mungkin dia memperoleh sesuatu tampa di beli dan juga apa bila dari 6 orang tersebut ada yang hasilnya positif akan di Rehabilitas tetapi apabila kita mendapatakan barang bukti kita akan tindak lanjuti lagi." Terangnya

Menurutnya, untuk pemberantasan narkoba ini perlu dukungan dari semua lapisan masyarakat, .
"Minimalnya sebuah informasi dari masyarakat serta secara fisik yang dimakasud apa bila sedang melakukan pengeledah di suatu rumah jangan ada yang ikut campu dan provokasi untuk melawan kita dan mudah mudahan Negara juga bisa membantu anggara kita untuk mengungkap kasus lebih besar lagi. "Harapnya.

Sementara itu salah seorang Anggota DPRD Kukar Firnadi Ikhsan, mengakui bahwa kedatangan dirinya bersama tiga koleganya ke Mapolres Kukar untuk tes urine merupakan inisiatif mereka.

"Kita boleh dibilang sedang apes, karena ketika tes urine mendadak pada Jumat pecan lalu tidak ikut, karena memang ada halangan (ada kesibukan), dan ketika kami tidak ikut seolah olah imeg kita di masyarakat adalah pengguna/pemakai barang narkoba, sehingga kami berinisiatif datang ke Resnarkoba Polres Kukar untuk lakukan tes urine. Kita ingin martabat kita tidak buruk di mata masyarakat," papar Firnadi Ikhsan.

Menurut Firnadi, pihaknya sebenarnya sudah siap untuk melakukan tes urine sejak awal pecan tadi, sebab kabarnya tes urine susulan dilakukan pada Senin 24 Oktober, namun setelah ditunggu tunggu tidak ada kejelasan.

"Pimpinan atau BK DPRD yang menjadi inisiator ini seharusnya memberikan kejelasan dan kepastian kapan dilakukan tes urine, saya mendukung adanya tes urine seperti itu. Namun dengan cara yang terhormat dan jelas, kasian teman teman yang belum ikut tes urine, kan anggapan masyarakat nanti lain. Apakah lembaga ini akan dibuat saling menjatuhkan antar sesame anggota dewan," kata Firnadi Ikhsan. (kr1)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved