Air Bangar, PDAM Turunkan Kapasitas Produksi

Air Bangar, PDAM Turunkan Kapasitas Produksi

kondisi air anak sungai mahakam yang coklat pekatkondisi air anak sungai mahakam yang coklat pekat
Photo: ist


KutaiRaya.com - 06/10/2016 20:50 WITA
Akibat air bangar di Sungai Tenggarong, produksi air PDAM di IPA Bekotok Kelurahan Loa Ipuh Tenggarong, diturunkan 50 persen.


Direktur Utama PDAM Kukar Iswanto melalui Kasubag Humas Alfianor, menyatakan menyikapi kondisi air bangar, langkah yang diambil PDAM khususnya IPA Bekotok dengan sistem praclor yaitu pembubuhan kaporite sebelum pengolahan/WTP.


"Kapasitas produksi tidak bisa full kapasitas seperti biasa menjadi setengahnya saja yang biasanya 80 L/dt kita operasikan 40 s/d 50 L/dt. untuk mendapatkan kualitas air lebih baik meskipun sedikit masih berwarna. " paparnya.


Kondisi bangar tersebut menurut Alfianor karena seiring dengan curah hujan yang semakin tinggi sehingga berdampak pada kualitas bahan baku dari air sungai Tenggarong mengalami penurunan Ph air, peningkatan warna coklat kehitaman serta berbau yang biasa kita sebut air bangar yang disebabkan air rawa di hulu sekitar anak sungai bekotok turun atau mengalir ke anak sungai Tenggarong (Bekotok) bersama curah hujan yang menyebabkan bangar.


"Kami mohon maaf dan berharap pelanggan PDAM khususnya wilayah loa ipuh mangkuraja, maluhu, gunung belah dan spontan bisa memaklumi penurunan kualitas air produksi ipa bekotok. Mudah mudahan air baku sungai tenggarong cepat mengalami perubahan dengan naiknya debit air sungai mahakam. Sehingga produksi ipa bekotok kembali normal."Ungkapnya. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved