Pangkas Anggaran Tak Urgen di Perubahan 2016

Pangkas Anggaran Tak Urgen di Perubahan 2016

H Salehudin
H Salehudin
Photo: ist

KutaiRaya.com - 20/09/2016 07:39 WITA
Difisit anggaran melanda semua daerah di Kalimantan Timur. Tak terkecuali Kabupaten Kutai Kartanegara. Untuk mensiasati hal tersebut, pada pembahasan anggaran perubahan 2016, semua kegiatan yang tak urgen akan dilakukan pemangkasan, bahkan dihapus.


Ketua Komisi III DPRD Kutai Kartanegara H Salehudin, menyatakan sejumlah kegiatan yang dinilai tak penting harus dipangkas, bahkan dihapus.


Seperti misalnya anggaran untuk perjalanan dinas, pelatihan, makan dan minum, pengadaan baju dinas hari hari tertentu dan kegiatan tak penting lainnya.

"Semua kegiatan yang tidak urgen harus dipangkas," tegas H Salehudin.

Kaitannya dengan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), dikatakan H Salehudin juga harus dilakukan penghentian sementara, mengingata anggaran TPP setiap tahunnya mencapai Rp1,07 triliun, sementara gaji pegawai bisa tembus Rp1,3 triliun, sehingga total semua mencapai Rp.2,5 triliun setiap tahun.

"Kalau anggaan TPP tetap dipaksakan, maka tidak ada belanja pembangunan untuk rakyat," terang H Salehdin.

Sementara itu data yang dihimpun Poskota Kaltim, pada rancangan anggaran perubahan yang akan dibahas antara TAPD dan DPRD Kutai Kartanegara, plafon APBD-P 2016 mencapai Rp4,1 triliun. Dari anggaran tersebut, terdapat alokasi dana TPP yang mencapai Rp300 miliar lebih. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved