• Jum'at, 05 Juni 2020
logo
Pasang Iklan

Dari sekitar 700 lebih perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara, baru sekitar 14 persennya nilai investasi terekap di Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Kutai Kartanegara, sejak 2010-2015.

Meski begitu, nilai investasi yang berhasil terealisasi di Kukar melebihi target yang diinginkan.

"Target nilai investasi mulai 2010-2015 itu hanya kisaran Rp14 triliun, namun pada kenyataanya nilainya over target menjadi Rp33,5 triliun, dan itu baru 14 persen perusahaan yang melaporkan nilai investasinya kepada kami,"kata Bambang Arwanto, Kepala BPMPD Kukar, Selasa (28/4) siang.

Dikatakan Bambang Arwanto, investasi yang terealiasi di Kukar ini dari berbagai macam perusahaan, seperti pertambangan batubara, perkebunan kelapa sawit, perusahaan bahan peledak, kelistrikan, semen dan migas.

"Tetapi tidak semua perusahaan yang melaporkan realiasi nilai investasi ke kita, kalau semuanya terdata saya yakin nilainya lebih dari Rp33 triliun,"tegas Bambang Arwanto.

Bambang Arwanto mengatakan program CSR Vaganza Kukar yang digagas beberapa waktu lalu di Jakarta, juga memberi dampak positif, sebab melalui program tersebut program program CSR dapat diketahui kepedulian perusahaan dalam implementasi program tanggungjawab social ke masyarakat sekitar perusahaan.

"Dan sekarang juga sudah ada perusahaan yang sebelumnya tidak melaporkan nilai realisasi investasi ke kami, kini mulai rajin menyampaikan nilai investasinya," terang Bambang Arwanto. (boy)

Pasang Iklan Disini
Top