Pemkab Kukar Diminta Cairkan Dana Penyertaan Modal TP

Pemkab Kukar Diminta Cairkan Dana Penyertaan Modal TP

Karyawan Perusda TP Berunjuk Rasa di Kantor Bupati.Karyawan Perusda TP Berunjuk Rasa di Kantor Bupati.
Photo: ist


KutaiRaya.com - 02/09/2016 21:45 WITA
Ketua Komisi III DPRD Kutai Kartanegara H Salehudin, berharap agar dana penyertaan modal ke Perusda Tunggang Parangan (TP) Kukar yang sudah masuk dalam anggaran 2016 segera dicairkan.

Pernyataan tersebut menyusul tuntutan para karyawan Perusda TP yang sudah tiga tahun lamanya belum dibayar gajinya.

"Anggaran penyertaan modal itu sudah dianggarkan di APBD, dan sesuai hasil kajian dari UGM, Perusda TP berhak mendapatkan penyertaan modal, jadi tidak ada alasan lagi buat Pemkab Kukar untuk tidak mencairkan dana penyertaan modal tersebut," ungkap Salehudin, Kamis (1/9) dikantor DPRD Kukar.

Perlu diketahui bahwa pada 2015 lalu, Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik (P3EKP) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta melakukan kajian terhadap layak tidaknya Perusda TP mendapat penyertaan modal Pemkab Kukar.

Hasil rekomendasi itu keberadaan Perusda Tunggang Parangan (TP) Kutai Kartanegara kinerjanya kurang begitu layak untuk investasi lebih lanjut alias mendapatkan dana penyertaan modal.

Meski dianggap kurang layak, namun Pemerintah Kutai Kartanegara tetap mempertahankan perusahaan plat merah tersebut, ini dikuatkan dengan terbitnya SK Bupati Kutai Kartanegara yang memberikan porsi kepada Perusda TP untuk menangani Blok Mahakam.

Dalam rekomendasi tersebut, dana penyertaan modal yang dibolehkan dikucurkan pemerintah Kukar senilai Rp.6,6 miliar, dana tersebut dirincikan untuk keperluan Rp6,1 miliar membayar tunggakan gaji kepada karyawan dan Rp500 juta untuk biaya penyehatan bisnis Perusda Tunggang Parangan.

"Namun yang bisa kita realisasikan adalah Rp500 juta untuk penyehatan bisnis Perusda Tunggang Parangan. Sementara Rp6,1 miliar kita anggap bukan sebagai investasi atau penanaman modal pemerintah, sehingga tak bisa kami realisasikan,"kata Kepala BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Taufan Hidayat melalui Kasubid Pembiayaan dan Permodalan BPKAD Syahrudin Nor, beberapa waktu lalu.

Syahrudin menjelaskan bahwa berdasar nilai penyertaan modal pada batang tubuh APBD Kukar 2016 untuk Perusda TP, itu telah dianggarkan Rp15 miliar.

"Sehingga kalau baru dicairkan senilai Rp500 juta maka masih ada sisa sekitar Rp14,5 miliar. Namun begitu pemerintah masih akan melakukan rivew terhadap rencana binis Perusda TP Kukar, sebab rencananya Perusda TP akan mengelola Pelabuhan di Samboja. Hasil kajian itu nantinya akan diputuskan apakah TP layak mendapat penyertaan modal untuk masuk di perubahan, apakah nilainya Rp14,5 miliar atau malah kurang, nanti kita lihat hasil kajiannya. Usulan anggaran itu nanti akan dimasukkan dalam anggaran perubahan 2016 ini,"ungkap Syahrudin. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved