Kebakaran Landa Loa Janan, Tenggarong dan Muara Kaman

Kebakaran Landa Loa Janan, Tenggarong dan Muara Kaman

Kebakaran di Muara KamanKebakaran di Muara Kaman
Photo: ist


KutaiRaya.com - 10/07/2016 21:49 WITA
Setelah Bakungan dilanda musibah Kebakaran dengan menghanguskan sedikitnya 12 bangunan rumah di hari kedua lebaran, Kamis (7/7/2016) dinihari, kini di hari ke tiga lebaran kebakaran kembali terjadi di Kukar, bahkan di dua tempat sekaligus dengan waktu yang hampir sama.

Yakni satu bangunan rumah di RT 14 Desa Maluhu Spontan Kelurahan Maluhu Tenggarong, dan empat rumah dan 1 unit TPA M HIDAYAH. Dusun Kedang Pala RT VI desa Bukit Jering Kecamatan.Muara Kaman.

Untuk kebakaran di RT.14 Desa Maluhu Spontan Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong Kukar, dijelaskan Kapolsek Tenggarong AKP MD Djauhari, terjadi Jum'at (8/7/2016) siang sekitar pukul 14.30 Wita, dengan menghanguskan 1 (satu) Unit rumah milik Jumrianto (42), Alamat RT.14 Desa Maluhu Spontan Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong Kukar.

"Kronologis kejadian berawal saat rumah Jumrianto (42) dalam keadaan kosong ditinggal bersilaturahmi ke Tenggarong Seberang, selanjutnya pada waktu tersebut Nardi (53) warga setempat melihat kepulan asap dari rumah korban tepat di kamar anak bagian depan dan kemudian memanggil warga setempat serta menghubungi PMK Tenggarong untuk memadamkan api, " terangnya.

Djauhari mengatakan, setelah PMK datang ke lokasi kebakaran akhirnya api dapat dipadamkan satu jam kemudian dibantu warga setempat dan PMK Tenggarong yang menurunkan 4 (empat) Unit mobil pemadam, "Setelah dilakukan pengecekan di dalam rumah yang terbakar didapati satu buah setrika yang masih tertancap ke stopcontac listrik di atas kasur yang dimungkinkan penyebab kebakaran, " ungkapnya.

Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Sementara itu, kebakaran yang terjadi di dusun Kedang Pala RT VI desa Bukit Jering Kecamatan.Muara Kaman menghanguskan 4 Unit rumah dan 1 unit TPA M HIDAYAH.

Adapun rumah yg terbakar semuanya terbuat dari bangunan kayu.

Kapolres Kukar AKBP Fadilah Zulkarnaen melalui Kapolsek Muara Kaman AKP TM Panjaitan mengatakan, kebakaran tersebut juga terjadi pada Jum'at (8/7/2016) kemarin sekitar pukul 14.00 wita,

"Kronoligis peristiwa tersebut awalnya saksi bernama Riduan (31) melihat ada kebulan asap dari dapur rumah milik H.Abdul Hamid yg dalam keadaan kosong karna ditinggal pemiliknya bepergian ke Samarinda,melihat hal tersebut saksi langsung berteriak kebaran dan selanjutnya masyarakat berusaha memadamkan api dengan mesin alkon dibantu 2 buah kapal tug boad yg ada di Muara Kaman, " jelasnya.

Adapun pemilik rumah yang terbakar masing-masing H. Abdul Hamid (50), Sahda (36), Tipah (50) dan Marni (26), tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian material diperkirakan sebesar Rp 400 juta. Akibat dari peristiwa kebakaran ini 22 orang kehilangan tempat tinggal dan saat ini ditampung d rumah keluarga masing-masing.

Pasca kejadian, Kapolsek menurunkan anggotanya ke lokasi kebakaran untuk melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran, "Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan Camat dan Kades setempat, " pungkasnya. (one)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved