Pemkab Kukar Serius Tangani Pemukiman Kumuh di Kukar

Pemkab Kukar Serius Tangani Pemukiman Kumuh di Kukar

Rakor Percepatan Penanganan Kumuh di KukarRakor Percepatan Penanganan Kumuh di Kukar
Photo: ist


KutaiRaya.com - 11/05/2016 23:15 WITA
Untuk mewujudkan Tenggarong menjadi Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Pemkab Kukar menggelar Rapat Kordinasi Program Percepatan Penanganan Kumuh Kabupaten Kukar, yang diikuti seluruh Camat dan Lurah se Kukar bersama instansi terkait, di aula Bappeda, Rabu (11/5/2016).

Satker Pembangunan Kawasan Pemukiman (PKP) Kaltim Rahmat Ramadhan mengatakan, tahun ini terdapat Sembilan kawasan di Kukar yang akan di prioritaskan untuk dibantu agar kawasannya tidak kumuh, sesuai program pemerintah 100.0.100 dari Direktorat Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sembilan kawasan di Kukar yang akan diprioritaskan menjadi kawasan bebas kumuh diantaranya, Loa Janan, Loa Kulu, Tenggarong, Tenggarong Seberang, Kota Bangun dan Muara Kaman.

"Program Kotaku tahun ini dilaksanakan secara nasional di 269 kabupaten/ kota di 34 Provinsi, Kukar termasuk platform atau basis penanganan kumuh yang mengintegrasikan berbagai sumber daya dan sumber pendanaan, " terangnya.

Dalam program ini, Rahmat mengakui Pemkab Kukar sangat antusias untuk mensukseskan program Kotaku di Kukar,.

"Saya mengharapkan program Kotaku lancar di Kukar sehingga target tahun 2019 tuntas seluruh Indonesia bebas dari kawasan kumuh, " tuturnya.

Terpisah, Asisten I Setkab Kukar Chairil Anwar mengatakan, program ini cukup bagus dilaksanakan di Kukar sehingga para stakeholder yang berkepentingan bisa menata kawasan kumuh di Kukar dan ini sejalan dengan program Gerbang Raja yang digaungkan Bupati Kukar Rita Widyasari.

"Budaya masyarakat kita sebagian besar MCK nya di sekitar sungai Mahakam, dan ini kedepan akan kita ubah polanya dengan bersinergi dengan program dari pemerintah pusat, " ujarnya.

Untuk diketahui, sesuai Perpres no 2 tahun 2014 tentang RPJMN 2015-2019 di dalam sasaran Pembangunan Kawasan Permukiman mengamanatkan tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi nol persen di capai melalui penanganan terhadap 38.431 Ha permukiman kumuh perkotaan di Indonesia yang ditargetkan menjadi 0%, sedangkan luas wilayah kumuh di Kukar mencapai 119,20 Ha. (one)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved