Anggaran Setiap SKPD di Kukar Harus Dievaluasi

Anggaran Setiap SKPD di Kukar Harus Dievaluasi

uang rupiahuang rupiah
Photo: ist


KutaiRaya.com - 11/02/2016 20:37 WITA
Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah, baik itu sumber daya alam dari kekayaan pertambangan batu bara dan minyak serta gas alam. Sehingga memiliki APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) yang begitu besar, hingga triliunan rupiah.


Namun tahun ini 2016 mengalami penurunan yang tajam. Ini dampak berkurangnya Dana Bagi Hasil Migas dari Pusat ke Daerah. Sebagai imbas turunnya harga minyak dunia.


Karena itu diperlukan evaluasi pengalokasian anggaran bagi setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) khususnya terhadap penyerapan anggaran. Lantaran hal ini berhubungan dengan kinerja pimpinan SKPD yang ada.


Termasuk adanya, penilaian terhadap kinerja dari pimpinan SKPD yang ternyata penyerapan anggarannya tidak sesuai dengan perencanaan atau RKA (Rencana Kebijakan Anggaran). Seyogyanya juga menjadi catatan penting Bupati terpilih Rita Widyasarri untuk dilakukan mutasi.

Pasalnya setelah pelantikan tanggal 17 Februari sebagai Bupati dan Wakil bupati Definitif Rita Widyasari dan Edi Damansyah dihadapkan persoalan anggaran Kabupaten Kutai Kartanegara.


Efektifitas dan efisiensi anggaran jelas akan diperlakukan khususnya bagi yang urusan wajib dan prioritas. Seperti halnya yang dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara, Wiyono bahwa dengan keberadaan keuangan Pemkab Kukar yang difisit, maka Disdik Kukar akan melakukan pengelolaan anggaran untuk urusan wajib terlebih dahulu. (khan)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved