Difisit Anggaran, Program Andalan Kukar Belum Bisa Terealisasi

Difisit Anggaran, Program Andalan Kukar Belum Bisa Terealisasi

iluistrasiiluistrasi
Photo: ist


KutaiRaya.com - 10/02/2016 20:42 WITA
Anggaran Kukar yang difisit pada 2016 ini berdampak pula terhadap rencana program pembangunan di Kutai Kartanegara.

Dan hal ini bukan hanya dirasakan oleh Kukar semata namun Kabupaten dan Kota lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Timur juga terkena dampaknya.

Khususnya untuk Kabupaten Kutai Kartanegara yang khabarnya kepengelolaan anggaran merosot. Berdampak terhadap program-program unggulan kedepannya.

Salah satunya belum bisa terealsisasinya program Satu Guru Satu Rumah. Hal sebagaimana dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara, Wiyono , Rabu (10/02) .

"Untuk saat ini kemungkinan besar belum bisa terealisasikan (Program Satu Guru Satu Rumah,red) mengingat Pemkab masih dalam kondisi defisit anggaran," jelas Wiyono.

Kondisi ini, tentunya lebih mementikan skala prioritas sebagaimana pengelolaan anggaran di setiap SKPD dan TAPD yang ada. Khususnya perlunya dilakukan evaluasi kebijakan anggaran secara sistematis, akuntabel dan sterusnya.

Karenanya Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara lebih mengoptimalkan anggaran yang nantinya dikelola per tahun anggaran 2016.

"Saat ini hanya memprioritaskan pada kegiatan wajib saja," lanjut Kepala Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Wiyono.

Apakah defisit anggaran ini sebagai tindak lanjut menurunnya atau merosotnya penerimaan DBH dari Migas untuk Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebagai dampak merosotnya harga minyak dunia, yang mana berdasarkan pemantuan media ini per pukul 11.00 Wita harga minya dunia terus menurun hingga US $ 27 per barel. (khan)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved