• Senin, 06 Juli 2020
logo
Pasang Iklan



Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Takbut Buana (TB) Nusantara 9 bernama Harry Nasarudin (30) Setelah sempat dinyatakan hilang pada Selasa (5/1/2016) lalu akhirnya ditemukan tewas dalam kondisi mengapung di Perairan Sungai Mahakam di kawasan Desa Sanggulan Kecamatan, Sebulu, Kutai Kartanegara.

Saat ditemukan pada pada ‎Jumat (8/1/2016) pagi sekitar pukul 07.00 Wita, jasad warga asal Pelambang itu mengenakan kaos merah dan celana levis warna biru. Kondisi tubuh korban mulai mengeluarkan aroma menyengat

Kapolres Kukar AKBP Handoko melalui Kapolsek Kota Bangun AKP Juwadi mengatakan, berdasarkan laporan rekan- rekan korban bernama Syahrir dan Fitra Paratama hilangnya korban bermula pada Selasa (5/1/2016) sekitar pukul 13.30 Wita, saat itu TB Nusantara 9 sedang berlayar dari arah Tenggarong menuju Kota Bangun.

Saat itu rekan korban bernama Syahrir mendatangi korban yang sedang mencuci di bawah anjungan kapal, untuk memberitahu bahwa ada telepon dari kantor. Setelah memberi tahu korban, Syahrir kembali ke ruang kemudi kapal.

"Terakhir rekan korban melihat korban sedang cucian di bawah anjungan kapal, setelah itu tidak ada yang tahu bagaimana korban bisa hilang,"ujarnya

Lebih lanjut Juwadi menerangkan, malam harinya sekitar pukul 21.00 Wita, sejumlah rekan korban mengetuk puntu kamar korban untuk mengajak makan, namun tidak ada jawaban dari dalam kamar. Rekan korban lalu membuka pintu kamar korban, namun ternyata korban tidak ada.

Setelah dilakukan pencearian di seluruh bagian kapal, korban juga tidak ditemukan. Keesokan harinya Rabu (6/1/2016) sejumlah rekan korban melaporkan hilangnya korban ke Mapolsek Kota Bangun.

"Jadi hilangnya korban itu baru dilaporkan keesokan harinya, petugas langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian,"ungkapnya.

Puncaknya pada Jumat (8/1/2016) pagi korban ditemukan mengapung di perairan Kota Bangun dalam kondisi tak bernyawa. Usai dievakuasi jasad korban dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk divisum guna memastikan penyebab tewasnya korban. ‎

"Diduga korban terjatuh saat mencuci di bawah anjungan kapal hingga akhirnya meninggal dunia,"pungkasnya. (zaf)

Pasang Iklan Disini
Top